- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 6.971, BREN, DSSA dan MAPI Top Losers LQ45
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah pada akhir sesi pertama perdagangan Senin, 6 April 2026. Mengacu data RTI, IHSG turun 55,77 poin atau -0,79% ke level 6.971,00.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG sempat terjun ke posisi yang lebih dalam di level 6.934,88. Sementara posisi tertingginya berada di level 7.009,23.
Melansir laman Indo Primer Sekuritas, beberapa analis memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak terbatas. Selama sentimen global terkhusus mengenai konflik di Timur Tengah belum kondusif, IHSG kemungkinan masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah.
Secara teknikal indeks berada dalam fase sideways setelah mengalami tekanan jual yang cukup panjang. Support kuat di level 7.000 dan resistance di kisaran 7.100 hingga 7.200. Jika level tersebut ditembus, IHSG berpotensi menguji level 6.800.
Pergerakan saham pada siang hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 425 saham merosot, 239 saham menanjak dan 149 saham stagnan.
Hingga pertengahan hari ini, IHSG sudah memperjualbelikan 17,75 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.040.065 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp8,48 triliun.
Baca Juga: Grup Djarum (SUPR) Mau Go Private, Saham Publik Siap Dibeli Rp45.000 per Lembar
Baca Juga: IHSG Hari Ini Senin (6/4) Dibuka Merosot ke Level 6.900-an
Baca Juga: Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham pada Awal Pekan Ini
Ditinjau dari indeks LQ45, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang menjadi top losers dengan koreksi -11,04% ke Rp4.270. Disusul PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) yang menyusut -8,35% ke Rp64.500 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melorot -4,6% ke Rp1.240.
Di jajaran top gainers ada PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melesat 6,14% ke Rp242, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 2,98% ke Rp4.840 dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang terapresiasi 2,75% ke Rp2.990.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement