Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

JDF Asia Pasifik Tanggapi Langkah Israel

JDF Asia Pasifik Tanggapi Langkah Israel Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Justice and Democracy Forum (JDF) Asia Pasifik mendesak dunia internasional agar tidak hanya berhenti pada retorika kecaman menanggapi kebijakan Israel terhadap rakyat Palestina.

Sikap tegas ini dilontarkan menyusul kecaman bersama yang baru-baru ini disuarakan oleh delapan negara mayoritas Muslim, yakni Indonesia, Pakistan, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Kedelapan negara tersebut menentang keras undang-undang baru Israel yang membuka jalan bagi penerapan hukuman mati terhadap warga Palestina, sebuah kebijakan yang dinilai sangat diskriminatif dan berbahaya.

Presiden JDF Asia Pasifik Jazuli Juwaini, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah kolektif kedelapan negara tersebut.

"Dunia internasional harus bergerak menuju langkah yang lebih konkret," kata Jazuli.

Anggota DPR RI ini menilai bahwa Indonesia memiliki modal besar dan posisi yang sangat strategis untuk memimpin gerakan global ini. Ia meminta pemerintah untuk tidak sekadar menjadi pengikut, melainkan inisiator.

"Indonesia harus mengambil inisiatif aktif dalam diplomasi internasional, menggalang kekuatan negara-negara dunia untuk menekan Israel dari setiap bentuk penjajahan yang dilakukannya,” paparnya.

Guna mewujudkan hal tersebut, lanjut Jazuli, JDF Asia Pasifik secara khusus mendorong Pemerintah Indonesia untuk:

1. Mengintensifkan lobi diplomasi di berbagai forum internasional, khususnya di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

2. Memimpin konsolidasi negara-negara Global South (Selatan Global) dan dunia Islam.

3. Menguatkan tekanan diplomatik agar Israel segera dimintai pertanggungjawaban secara hukum internasional.

"JDF Asia Pasifik mengajak seluruh komunitas internasional, organisasi masyarakat sipil, hingga individu di seluruh dunia untuk bersatu padu. Solidaritas global ini dinilai krusial demi menegakkan keadilan dan memastikan terpenuhinya hak-hak kemerdekaan rakyat Palestina," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement