WhatsApp dan Game Online Dongkrak Trafik, Telkomsel Tetap Jaga Jaringan Selama RAFI 2026
Kredit Foto: Telkomsel
Selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, Telkomsel mencatat payload puncak trafik data mencapai 70,4 petabyte, meningkat 13,4% dibanding hari normal, dan 4,5% dibanding puncak RAFI 2025.
Kenaikan ini mencerminkan tingginya aktivitas digital masyarakat, terutama untuk komunikasi dan hiburan.
Lonjakan penggunaan aplikasi komunikasi dan gim daring selama Ramadan dan Idulfitri 2026, menjadi pendorong utama meningkatnya trafik data.
Telkomsel memastikan kualitas jaringan mereka tetap stabil tanpa gangguan berarti.
Di samping aktivitas digital pelanggan berdasarkan volume payload masih didominasi oleh TikTok, Facebook, YouTube, dan Instagram, WhatsApp mencatat pertumbuhan payload tertinggi, yakni naik 41,79% dibanding hari biasa.
Peningkatan ini menunjukkan layanan pesan instan dan panggilan suara maupun video, menjadi sarana utama masyarakat bersilaturahmi secara digital selama Lebaran.
Selain itu, online gaming juga menjadi penyumbang terbesar terhadap pertumbuhan trafik selama RAFI 2026, dengan kenaikan 48,20%.
Tingginya angka ini dipicu oleh popularitas gim seperti Roblox, Mobile Legends, dan Free Fire yang diminati selama periode libur Lebaran.
Sementara, layanan video streaming meliputi TikTok, YouTube, CapCut, hingga Netflix, tumbuh 12,23%.
Sektor e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Alfagift mencatat kenaikan yang lebih moderat, yakni sebesar 3,01%.
Untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan tersebut, Telkomsel melakukan penguatan jaringan di 495 titik prioritas, mulai dari jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, hingga area permukiman.
Telkomsel menyatakan komitmen perusahaan dalam menjaga konektivitas pelanggan, terkhusus saat RAFI 2026, dengan meningkatnya trafik jaringan.
"Kami terus memantau performa layanan dan melakukan penguatan di titik-titik prioritas, supaya koneksi tetap stabil ketika dibutuhkan."
"Baik untuk silaturahmi, perjalanan, maupun aktivitas digital sehari-hari,” tutur VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi.
Baca Juga: Trafik Data Telkomsel Jabar Naik 36% pada RAFI 2026, Jaringan Tetap Stabil Tanpa Gangguan
Penguatan dilakukan berbasis analitik dan Machine Learning, serta didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui Autonomous Network.
Hasilnya, hampir seluruh gangguan jaringan di titik prioritas dapat diselesaikan tepat waktu dengan tingkat keberhasilan 94,4%, sementara ketersediaan layanan mencapai 99,7%. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait: