Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 48,41 poin atau -0,65% ke level 7.410,08 pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Merujuk data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG makin loyo dengan penurunan tajam 60,67 poin atau -0,81% ke 7.397,82.
Sebelumnya, IHSG Jumat (10/4) ditutup menguat 2,07% dengan net foreign buy Rp239,92M miliar, didorong optimisme meredanya konflik Amerika Serikat–Iran. Namun, rilis data domestik seperti consumer confidence Indonesia turun ke 122,9, terendah sejak Okt 2025.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Indonesia, Reza Diofanda, menyatakan bahwa IHSG awal pekan ini berpotensi terkoreksi seiring negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan, dengan JD Vance menegaskan Iran belum berkomitmen menghentikan pengayaan uranium.
Di saat yang sama, eskalasi Konflik Israel–Hizbullah di Lebanon Selatan meningkat akibat serangan lintas perbatasan yang menimbulkan korban jiwa.
"Secara teknikal, IHSG yang berada di resistance psikologis 7.500 berpotensi mengalami profit taking setelah rebound sepekan terakhir," kata Reza dalam risetnya, Senin (13/4).
Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 375 saham melemah, 185 saham menguat dan 152 saham mendatar.
Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 3,05 miliar lembar saham dengan frekuensi 226.158 kali. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,42 triliun.
Baca Juga: IHSG Awal Pekan Uji Level 7.592, Cermati Saham AMMN hingga TLKM
PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menjadi saham top losers dengan koreksi -10,98% ke Rp146. Diikuti PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) melorot -9,95% ke Rp172 dan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) ambruk -8,19% ke Rp314.
Posisi saham top gainers diisi PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang meroket 24,78% ke Rp282, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) melejit 24,71% ke Rp106 dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) melesat 17,97% ke Rp6.400.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: