Kredit Foto: Kemkomdigi
Dampaknya pun terlihat jelas, di mana studi terhadap 500 perusahaan pengadopsi AI dalam proses piutang, menunjukkan peningkatan produktivitas hingga 82%, dan efisiensi operasional mencapai 60%.
Namun, transformasi ini tidak lepas dari tantangan.
Nezar menegaskan, hambatan terbesar justru bukan pada teknologi itu sendiri, melainkan pada kepemimpinan dan budaya organisasi.
“Hambatan terbesar bukan teknologi, tetapi leadership dan budaya organisasi."
"Banyak inisiatif AI berhenti di tahap uji coba tanpa memberikan dampak nyata,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya kualitas data sebagai fondasi utama keberhasilan AI.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement