Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PT AI Indonesia dan Ade Rai Hadirkan Platform Edukasi Kesehatan 'Ade Rai AI'

PT AI Indonesia dan Ade Rai Hadirkan Platform Edukasi Kesehatan 'Ade Rai AI' Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kesenjangan akses terhadap informasi pola hidup sehat yang akurat di Indonesia mendorong lahirnya inovasi baru berbasis teknologi. Tokoh binaraga nasional, Ade Rai, resmi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk menghadirkan platform kecerdasan buatan bertajuk “Ade Rai AI”.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (11/4/2026). Platform “Ade Rai AI” dijadwalkan meluncur pada Juli 2026 dan diharapkan menjadi solusi dalam mendemokratisasi akses edukasi kesehatan bagi masyarakat luas.

“Ade Rai AI” dirancang sebagai asisten virtual berbasis aplikasi WhatsApp yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung untuk mendapatkan informasi seputar gaya hidup sehat. Sistem ini dikembangkan untuk merepresentasikan pengetahuan, gaya komunikasi, serta filosofi kesehatan yang selama ini dibangun oleh Ade Rai.

Kehadiran platform ini menjawab tantangan literasi kesehatan di era digital, di mana informasi sering kali melimpah namun tidak selalu akurat. Melalui teknologi AI, pengguna dapat memperoleh jawaban yang terpersonalisasi sesuai kebutuhan, mulai dari konsultasi nutrisi harian, panduan latihan beban, hingga tips pemulihan tubuh.

Ade Rai menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya memperluas jangkauan edukasi kesehatan yang selama ini ia lakukan secara langsung di berbagai daerah.

“Kesehatan adalah aset yang paling berharga, namun sering kali kita baru menyadarinya saat aset itu hilang. Dengan adanya ‘Ade Rai AI’, ilmu yang saya pelajari selama puluhan tahun kini bisa diakses oleh siapa saja melalui ponsel mereka,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses informasi, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Menurutnya, platform ini diharapkan mampu mengurangi hambatan geografis, terlebih dengan dukungan sponsor yang memungkinkan layanan diberikan secara gratis.

Sementara itu, CEO PT AI Indonesia, Sony Subrata, menyebut pengembangan “Ade Rai AI” sebagai bagian dari upaya membangun infrastruktur edukasi kesehatan yang berkelanjutan.

“Kami menggabungkan kecanggihan algoritma pemrosesan bahasa alami dengan kedalaman ilmu serta kearifan dari sosok Ade Rai yang telah teruji selama puluhan tahun,” kata Sony.

Ia menambahkan, teknologi AI tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran manusia, melainkan memperluas manfaat yang bisa diberikan oleh seorang pakar kepada masyarakat luas. Inklusivitas digital, menurutnya, menjadi kunci dalam transformasi sektor kesehatan nasional.

Baca Juga: AI Ubah Cara Kerja Keuangan Perusahaan, Produktivitas Naik 82%

Platform ini juga dirancang tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi sebagai pendamping yang membantu pengguna menjaga konsistensi dalam menjalani gaya hidup sehat. Setiap interaksi di dalam sistem diklaim mampu memberikan dampak positif secara fisik maupun psikologis.

Ke depan, PT AI Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur “Ade Rai AI”, termasuk integrasi data kesehatan yang lebih komprehensif. Layanan ini akan tersedia untuk publik mulai Juli 2026 dan dapat diakses secara gratis, dengan pengembangan berkelanjutan berdasarkan masukan pengguna.

Dengan kolaborasi ini, “Ade Rai AI” diharapkan menjadi standar baru dalam pemanfaatan teknologi untuk edukasi kesehatan, sekaligus memperkuat literasi hidup sehat masyarakat Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement