Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Keresahan KLH ini didasari oleh pola disparitas pendanaan yang sudah dialami Indonesia di sektor lain.
Della mencontohkan kerja sama penurunan emisi sektor kehutanan (FOLU) dengan Norwegia.
Ia mengungkap, hasil penurunan emisi yang sudah dilakukan Indonesia secara masif ternyata hanya dihargai sebagian kecil oleh negara donor.
"Dibilang nanti akan ada pendanaan sejumlah sekian juta."
Baca Juga: Target Puncak Emisi Sektor Energi Indonesia Mundur ke 2038
"Ternyata ketika kita sudah mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sekian juta, yang dibeli (dan dicairkan) hanya sepertiganya."
"Jangan sampai sektor energi kejadian seperti ini," tuturnya mengingatkan risiko serupa pada skema transisi energi lainnya. (*)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Yaspen Martinus
Tag Terkait:
Advertisement