Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Banyak investor, khususnya pemula, tidak mengetahui saham preferen, padahal jenis saham ini penting untuk dipejarai guna memperkuat portofolio investasi.
Saham prefen sering dianggap sebagai instrumen investasi yang berada di antara saham biasa dan obligasi, karena memberikan keuntungan tetap sekaligus peluang kepemilikan perusahaan.
Pengertian Saham Preferen
Berbeda dengan saham biasa, saham preferen merupakan jenis saham yang memberikan hak istimewa kepada pemegangnya. Saham ini biasanya menawarkan prioritas dalam pembagian dividen dan hak klaim atas aset perusahaan jika terjadi likuidasi.
Namun, pemegang saham preferen umumnya tidak memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).
Hak dan Keistimewaannya
Terdapat sejumlah keistimewaan yang diberikan kepada pemegang saham prefen dinanding pemegang saham biasa, antara lain:
1. Prioritas Dividen: Pemegang saham preferen menerima dividen lebih dulu sebelum pemegang saham biasa.
2. Dividen Tetap: Besaran dividen biasanya ditentukan secara tetap, sehingga lebih stabil dibandingkan saham biasa.
3. Hak Klaim Aset: Jika perusahaan dilikuidasi, pemegang saham preferen memiliki hak klaim atas aset setelah kreditor tetapi sebelum pemegang saham biasa.
4. Konversi Saham: Beberapa saham preferen dapat dikonversi menjadi saham biasa sesuai ketentuan perusahaan.
Ciri-Ciri Saham Preferen
1. Mendapat dividen lebih dulu dibanding saham biasa.
2. Dividen cenderung tetap dan stabil.
3. Tidak memiliki hak suara dalam RUPS.
4. Hak klaim aset lebih tinggi dibanding saham biasa.
5. Fluktuasi harga relatif lebih stabil.
6. Bersifat hybrid, menggabungkan karakteristik saham dan obligasi.
Perbedaan Saham Preferen dan Saham Biasa
| Aspek | Saham Preferen | Saham Biasa |
| Hak Dividen | Dividen tetap, dibagikan lebih dulu sebelum saham biasa. | Dividen tidak tetap, bergantung pada laba perusahaan dan keputusan RUPS. |
| Hak Suara | Umumnya tidak memiliki hak suara dalam RUPS. | Memiliki hak suara penuh dalam RUPS untuk pengambilan keputusan strategis. |
| Prioritas Likuidasi | Prioritas klaim aset lebih tinggi, setelah kreditor tetapi sebelum saham biasa. | Klaim aset dilakukan terakhir setelah kreditor dan pemegang saham preferen. |
Kelebihan Saham Preferen
1. Dividen Stabil: Pemegang saham preferen biasanya menerima dividen tetap, sehingga lebih terjamin.
2. Prioritas Pembayaran: Dividen dibagikan lebih dulu kepada pemegang saham preferen sebelum saham biasa.
3. Hak Klaim Aset Lebih Tinggi: Saat perusahaan dilikuidasi, pemegang saham preferen mendapat prioritas klaim setelah kreditor.
Baca Juga: Loncat 307% Sejak Listing, Saham Pendatang Baru WBSA Masuk Pantauan
Baca Juga: Akuisisi 71,22/% Saham Tuntas, Penajam Makmur Jaya Jadi Pengendali Baru BIKE
4. Risiko Lebih Rendah: Fluktuasi harga saham preferen cenderung lebih stabil dibanding saham biasa.
5. Instrumen Hybrid: Menggabungkan karakteristik saham (kepemilikan) dan obligasi (pendapatan tetap).
Kekurangan Saham Preferen
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Advertisement