Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pertumbuhan aset industri asuransi pada 2026 berada di kisaran 5–7% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sementara itu, pertumbuhan premi diperkirakan lebih rendah, yakni sekitar 3–6%.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan bahwa perbedaan laju pertumbuhan antara aset dan premi mencerminkan dinamika konsolidasi yang masih berlangsung di industri asuransi.
“OJK memproyeksikan aset industri asuransi pada 2026 tumbuh sekitar 5–7% (YoY). Sementara itu, pertumbuhan premi diperkirakan berada pada kisaran 3–6%, dengan potensi meningkat seiring penguatan permintaan proteksi masyarakat dan dukungan terhadap program strategis pemerintah,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Jumat (17/4/2026).
Ogi menambahkan, pertumbuhan premi yang masih moderat tidak lepas dari proses penyesuaian model bisnis yang dilakukan pelaku industri setelah reformasi regulasi.
“Pertumbuhan premi yang masih moderat mencerminkan proses konsolidasi industri melalui penyesuaian model bisnis serta penguatan tata kelola pascareformasi regulasi,” kata Ogi.
Sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan premi, OJK mendorong perusahaan asuransi melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari memperkuat inovasi produk sesuai kebutuhan masyarakat hingga memperluas akses melalui kanal digital.
“Ke depan, industri diharapkan terus memperkuat inovasi produk, mengoptimalkan kanal distribusi digital dan keagenan, serta meningkatkan literasi asuransi guna memperluas penetrasi pasar,” ujarnya.
Selain itu, literasi asuransi dinilai krusial untuk mendorong permintaan. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, kesadaran akan pentingnya perlindungan finansial diharapkan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan premi industri.
Baca Juga: Risiko Kebakaran Naik, Asuransi Kena Imbas El Nino
Baca Juga: OJK Siapkan Skema Asuransi untuk Program 3 Juta Rumah
Baca Juga: OJK Targetkan Dana Pensiun Tumbuh hingga 25% per Tahun
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Ogi tetap optimistis prospek industri asuransi berada di jalur positif.
“OJK tetap optimistis prospek industri asuransi akan tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” kata dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement