Rencana Kerja Sama Blanket Overflight Access dengan AS Berpotensi Gadaikan Keselamatan Rakyat Indonesia
Kredit Foto: BPMI Setpres
Hal itu sebagaimana tertulis dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia, di mana dengan jelas tertulis prinsip untuk tidak menampilkan kekerasan dalam wilayah Asia Tenggara sebagai solusi konflik.
Draf proposal tersebut sedang dalam tahap pembahasan nota kesepahaman (letter of intent).
YLBHI menganggaphal tersebut tidak perlu disepakati lebih lanjut.
Dalam perjanjian ini, AS melihat adanya peluang besar jika mendapatkan kerja sama ini, terlebih karena Indonesia menempati posisi strategis di antara dua samudra, yang dapat mempersingkat waktu bagi AS untuk melakukan pertahanan di wilayah-wilayah yang dicurigai akan melakukan penyerangan balik ke AS.
Selain menolak perang, YLBHI menilai kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sering kali tidak menilai risiko lebih lanjut bagi Indonesia.
YLBHI juga menilai kedekatan Prabowo dengan AS dapat memperburuk citra Indonesia dalam kerja sama luar negeri lainnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yaspen Martinus
Editor: Yaspen Martinus
Advertisement