Kenaikan Biaya Kesehatan Kerek Kualitas Layanan dan Harapan Hidup Masyarakat
Kredit Foto: Unsplash/Jair Lázaro
2. Intravascular Ultrasound (IVUS) & Optical Coherence Tomography (OCT): "Lampu Sorot dan Mikroskop" di dalam Pembuluh Darah
Jika FFR membantu memutuskan perlu tidaknya pemasangan stent, maka IVUS dan OCT memastikan stent tersebut terpasang dengan sempurna. Melakukan pasang stent hanya dengan rontgen biasa (angiografi) diibaratkan seperti menyetir di malam hari hanya dengan lampu jalan—Anda melihat jalan tetapi tidak detail. Menggunakan IVUS atau OCT seperti menyalakan lampu sorot high-beam dengan dilengkapi kamera parkir bersensor tinggi. Dokter dapat melihat "tekstur" dinding pembuluh darah dari dalam sampai ke diameter asli pembuluh darah pasien dengan ukuran mikrometer. Dokter dapat memastikan stent menempel rata tanpa ada celah sedikit pun sehingga tidak akan memicu penggumpalan darah di masa depan.
“Ketepatan ini secara drastis menurunkan risiko penyumbatan ulang di masa depan. Ini adalah kunci agar pasien tidak perlu kembali ke ruang operasi karena komplikasi di tahun-tahun mendatang,” lanjut dr. Wishnu.
Peran Asuransi di Tengah Inflasi Medis
Di tengah dinamika inflasi medis dan pesatnya inovasi kesehatan, memiliki perlindungan asuransi yang memadai menjadi semakin penting. Kathryn Parapak, Chief Marketing Officer AIA, mengatakan, asuransi kesehatan berperan sebagai solusi untuk membantu masyarakat tetap dapat mengakses layanan medis dengan teknologi terkini.
"Tanpa perlindungan yang memadai, biaya pengobatan dengan teknologi mutakhir berisiko menjadi tidak terjangkau. Oleh karena itu, perencanaan keuangan melalui asuransi kesehatan bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas hidup," katanya.
Untuk itu, penting bagi pemegang polis memastikan proteksi yang dimiliki memberikan akses ke pengobatan terkini. Sebagai contoh, produk asuransi tambahan Premier Hospital and Surgical Extra (PHSE) atau Premier Hospital and Surgical Plus (PHS Plus) dari AIA dirancang untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan optimal bagi nasabah. PHSE atau PHS plus memberikan proteksi hingga penyakit yang serius. memungkinkan nasabah mendapatkan akses ke perawatan medis modern, termasuk teknologi dan inovasi kesehatan terkini, baik di dalam maupun luar negeri sesuai dengan ketentuan polis.
Baca Juga: Inflasi Maret 2026 Terkendali di 3,48%, BI Yakin Tetap Stabil
Baca Juga: OJK Ungkap Aset Asuransi Tumbuh 7%, Tapi Premi Masih Seret
“Dengan perlindungan yang komprehensif, nasabah dapat lebih tenang dalam menghadapi risiko kesehatan di masa depan. Tidak hanya membantu mengelola dampak inflasi medis, asuransi kesehatan juga memastikan nasabah dapat fokus pada proses pemulihan dan kualitas hidup tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap biaya pengobatan,” ujar Kathryn.
Inflasi medis memang menjadi tantangan nyata di era modern. Namun, di balik tantangan tersebut terdapat peluang besar untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik berkat kemajuan teknologi dan inovasi medis. Dengan perencanaan keuangan yang tepat melalui kepemilikan polis asuransi kesehatan yang memadai, masyarakat dapat tetap memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait:
Advertisement