- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Komitmen terhadap Keberlanjutan, Anak Usaha BREN Sabet Penghargaan PROPER Emas
Kredit Foto: BREN
Komitmen terhadap keberlanjutan kembali dibuktikan oleh Star Energy Geothermal, anak usaha dari PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Melalui entitasnya, Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd (SEGWWL), perusahaan ini sukses meraih PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Penghargaan PROPER Emas sendiri merupakan bentuk pengakuan atas kinerja lingkungan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga melampauinya, termasuk kontribusi nyata terhadap kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Presiden Direktur Barito Renewables sekaligus Group CEO Star Energy Geothermal, Hendra Soetjipto Tan, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab.
“Star Energy Geothermal berkomitmen untuk menjalankan operasional bisnis yang bertanggung jawab, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Bukti nyata komitmen ini kembali terukir dalam penghargaan PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. Kami akan terus melakukan inovasi untuk menjadikan operasional lebih efisien dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," kata Hendra dalam keterangannya, Senin (20/4).
Capaian PROPER Emas ini diraih oleh PLTP Wayang Windu yang berlokasi di Pangalengan. Berbagai inovasi menjadi kunci keberhasilan, salah satunya melalui program efisiensi energi WW Retro, yaitu retrofit cooling tower unit-1 dan unit-2 yang mampu menghemat energi sebesar 31.622,4 GJ.
Tak berhenti di situ, perusahaan juga menjalankan program PACE WW (pendinginan cerdas Wayang Windu) yang berhasil menurunkan emisi Gas Rumah Kaca hingga 1.756.687 ton CO2 per tahun.
Upaya pengelolaan limbah juga dilakukan melalui program ASIS TURBO (Artificial Oil & Sweetening System berbasis MSA), yang berfokus pada pengurangan limbah oli bekas dalam operasional turbin dan telah menghemat 17,94 liter.
Sementara itu, dua pembangkit lainnya juga mencatat prestasi positif. PLTP Salak di Sukabumi dan PLTP Darajat di Garut masing-masing meraih PROPER Hijau. Hal ini semakin menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara operasional bisnis, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini, ketiga aset panas bumi Star Energy Geothermal memiliki total kapasitas terpasang sebesar 926 MW. Angka ini menjadikan Barito Renewables sebagai salah satu grup dengan portofolio geothermal terbesar.
Baca Juga: BEI Desak 9 Emiten HSC Termasuk BREN Hingga DSSA Segera Benahi Struktur Kepemilikan Saham
Baca Juga: Tambah Free Float, Perusahaan Prajogo Lego Saham BREN Rp1,57 Triliun
Ke depan, perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas yang signifikan, dengan proyeksi mencapai 1 GW energi panas bumi serta tambahan 79 MW dari tenaga bayu pada akhir 2026.
Dengan capaian ini, Star Energy Geothermal tidak hanya memperkuat posisinya di sektor energi terbarukan, tetapi juga menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement