Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Leyand International (LAPD) Jajaki Pengembangan Rare Earth, Targetkan Hilirisasi hingga Pengolahan

Leyand International (LAPD) Jajaki Pengembangan Rare Earth, Targetkan Hilirisasi hingga Pengolahan Kredit Foto: Leyand
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Leyand International Tbk (LAPD) mempertegas arah transformasi bisnisnya dengan menjajaki pengembangan sektor unsur tanah jarang atau rare earth, seiring menguatnya dorongan hilirisasi nasional dan meningkatnya kebutuhan industri energi masa depan.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk masuk ke rantai nilai industri teknologi tinggi, termasuk kendaraan listrik dan energi terbarukan yang kini terus berkembang secara global.

Manajemen LAPD menyatakan pengembangan bisnis rare earth tidak akan berhenti pada tahap eksplorasi semata, melainkan diarahkan hingga ke tahap pengolahan guna menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Di saat yang sama, perseroan menegaskan komitmennya untuk tetap mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap pengembangan bisnis.

Founder dan Direktur Utama PT JSI Sinergi Mas Jamal Abdul Nasir Bamadhaj mengatakan rare earth merupakan peluang strategis yang sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi nasional.

“Kami ingin memastikan setiap pengembangan dilakukan dengan standar ESG yang kuat agar menciptakan nilai jangka panjang,” ujarnya.

Ia menilai pengembangan unsur tanah jarang dapat membuka peluang baru bagi perseroan untuk memperkuat posisi di sektor industri masa depan, sekaligus mendukung agenda transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

Sebagai informasi, Indonesia memiliki potensi rare earth yang cukup besar, terutama dari mineral ikutan seperti monasit dan xenotime yang banyak ditemukan di wilayah penghasil timah. Potensi ini dinilai menjadi salah satu sumber daya strategis yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan industri teknologi tinggi.

Baca Juga: Masuki Sektor Tambang, Leyand International (LAPD) Akuisisi 99% Saham Kontraktor Tambang BSS Senilai Rp59,43 Miliar

Sejumlah analis menilai langkah LAPD berpotensi menjadi katalis positif bagi perseroan, terutama di tengah meningkatnya minat investor terhadap sektor energi masa depan dan emiten yang mengedepankan prinsip ESG.

Dengan fokus pada hilirisasi, pengolahan bernilai tambah, dan penerapan standar keberlanjutan, langkah LAPD di sektor rare earth dinilai dapat membuka ruang pertumbuhan baru sekaligus memperkuat daya tarik perseroan di mata pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat