Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Terus Tarik Dana, Prabowo Minta Purbaya Cs Segera Bereskan

Investor Asing Terus Tarik Dana, Prabowo Minta Purbaya Cs Segera Bereskan Kredit Foto: BPMI Setpres
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan arus modal keluar (capital outflow) yang terjadi di pasar keuangan domestik, menyusul tekanan dari pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN). Bank Indonesia (BI) dan otoritas terkait merespons dengan penguatan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga stabilitas pasar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perhatian Presiden difokuskan pada dinamika aliran modal asing yang keluar dari Indonesia sepanjang 2026.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian tentu terkait dengan Bapak Presiden melihat terkait dengan capital outflow, dan capital outflow tadi didalami bahwa disebabkan oleh satu, oleh pasar modal, kedua SBN, dan ketiga dinetralisasi oleh SRBI,” ujarnya.

Airlangga menyampaikan, pemerintah bersama BI dan Kementerian Keuangan telah menyepakati langkah koordinatif untuk menjaga stabilitas aliran modal. Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) digunakan untuk menahan dampak arus keluar tersebut.

Baca Juga: Investor Asing Net Sell Rp23,34 Triliun Sepanjang Maret, OJK Ungkap Penyebab Utamanya

Baca Juga: OJK Tak Reaktif Hadapi Potensi Penurunan Bobot MSCI, Waspadai Outflow Jangka Pendek

“Disepakati dilaporkan ke Bapak Presiden kesepakatan kerja sama antara BI dan Menteri Keuangan sehingga ke depan ini bisa dijaga terkait dengan capital outflow,” kata Airlangga.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan investor asing sepanjang 2026 mencatatkan jual bersih sebesar Rp49,87 triliun, mencerminkan tekanan keluar dari pasar saham domestik. Selain itu, arus keluar juga terjadi di pasar obligasi negara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri