Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Terus Tarik Dana, Prabowo Minta Purbaya Cs Segera Bereskan

Investor Asing Terus Tarik Dana, Prabowo Minta Purbaya Cs Segera Bereskan Kredit Foto: BPMI Setpres

Meski demikian, pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Airlangga menyebut pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mencapai 5,61%, berada di atas rata-rata sejumlah negara G20 dan melampaui ekspektasi berbagai lembaga internasional.

“Pertumbuhan ini adalah di antara negara G20 tertinggi. Jadi kita di atas China, di atas Singapura, Korea Selatan, Arab, bahkan Amerika,” ujarnya.

Dari sisi permintaan domestik, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52%, sementara konsumsi pemerintah meningkat 21,31%. Aktivitas ekspor dan impor juga tercatat positif, didukung kinerja sektor industri, perdagangan, transportasi, pertanian, dan konstruksi.

Indikator makro lainnya juga menunjukkan stabilitas, dengan inflasi sebesar 2,42%, neraca perdagangan surplus selama 71 bulan berturut-turut sebesar US$3,32 miliar, serta cadangan devisa yang tetap kuat. Neraca pembayaran tercatat surplus US$6,1 miliar, sementara realisasi investasi tumbuh 7% menjadi Rp408,8 triliun.

Dari sektor keuangan, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 13,55%, mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.

Koordinasi antara BI dan Kementerian Keuangan menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan pasar keuangan, termasuk melalui pengelolaan likuiditas, stabilisasi nilai tukar, serta penguatan instrumen investasi domestik untuk menarik kembali aliran dana asing.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri