Dorong Transformasi Digital, Danantara Indonesia Lirik Pengembangan Sovereign Cloud hingga AI
Kredit Foto: Danantara
Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN. Ia haris sebagai forum strategis untuk menyelaraskan visi, arah kebijakan, serta rencana kerja transformasi digital di seluruh ekosistem dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa menegaskan pentingnya pendekatan transformasi digital yang terintegrasi di seluruh ekosistem badan usaha negara agar setiap inisiatif tidak berjalan secara terpisah.
Baca Juga: Danantara Masuk Ride Hailing, Risiko Konflik Kepentingan Mengintai
“Danantara Indonesia memiliki peran sentral untuk menyelaraskan arah, platform, talenta dan tata kelola agar setiap inisiatif digital tidak berjalan secara terpisah, melainkan mampu menghasilkan efisiensi, peningkatan kinerja serta nilai tambah kolektif bagi negara,” ujar Sigit.
Danantara menilai perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya di bidang artificial intelligence (AI), advanced analytics, post-quantum readiness dan keamanan siber menuntut kesiapan banda usaha negara untuk beradaptasi lebih cepat.
Melalui forum ini, pihaknya mulai menyusun arah dan proses adopsi frontier technologies atau teknologi masa depan sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas, kualitas pengambilan keputusan serta penciptaan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan industri.
Selain teknologi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital juga menjadi salah satu fokus utama. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Indonesia membutuhkan tambahan sekitar 600.000 talenta digital setiap tahun hingga 2030.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pihaknya mengusung model triple helix dengan memperkuat sinergi antara industri, pemerintah dan akademisi guna mempercepat pengembangan talenta digital, riset serta komersialisasi inovasi nasional.
Danantara juga mendorong pengembangan teknologi strategis dalam negeri seperti sovereign artificial intelligence, sovereign cloud dan berbagai teknologi masa depan lainnya guna memperkuat kapabilitas nasional.
Pengembangan teknologi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kinerja ekosistem badan usaha negara, tetapi juga memperkuat kolaborasi nasional melalui konsep Indonesia Inc.
Transformasi digital sendiri akan dijalankan secara bertahap. Tahap awal dimulai dengan pengukuran kesiapan digital seluruh badan usaha negara serta pembangunan fondasi kolaborasi dalam enam bulan pertama.
Selanjutnya, Danantara akan menerapkan roadmap digital terintegrasi melalui pembentukan Danantara Digital Transformation Task Force. Hal itu dilakukan sebagai mekanisme tata kelola bersama mulai dari Danantara hingga BUMN.
Baca Juga: GOTO Ungkap Danantara Resmi Jadi Pemegang Saham
Melalui mekanisme tersebut, pelaksanaan transformasi digital diharapkan dapat dipantau secara lebih terukur dan akuntabel, sekaligus membuka ruang kolaborasi antarlembaga dalam berbagai aspek penting seperti auditability, pengelolaan keuangan, integrasi data dan sistem serta peningkatan kinerja operasional.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: