Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dari Limbah Jadi Sumber Daya, PGN Terapkan Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah Plastik

Dari Limbah Jadi Sumber Daya, PGN Terapkan Ekonomi Sirkular Lewat Pengelolaan Sampah Plastik Kredit Foto: PGN

Ikbal Alexander dari Kertabumi Recycling Centre mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, timbulan sampah yang tidak terkelola mencapai 109 ton per hari atau sekitar 75% dari total timbulan sampah nasional.

Kondisi tersebut dinilai memicu berbagai persoalan lingkungan mulai dari pencemaran, peningkatan emisi gas rumah kaca, hingga kerusakan ekosistem akibat penumpukan sampah plastik.

“Permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan masyarakat untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” ujar Ikbal.

Ia menilai pendekatan yang dilakukan PGN melalui edukasi, pemilahan, hingga pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna dapat membantu mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus memperkuat penerapan ekonomi sirkular.

Di sisi lain, National Geographic Indonesia menyoroti dampak sampah plastik yang mulai mengarah pada isu kesehatan masyarakat.

Editor National Geographic Indonesia, Ade Sulaeman, mengatakan partikel mikroplastik dan nanoplastik kini ditemukan di udara, air hujan, hingga aliran darah manusia berdasarkan sejumlah riset.

Baca Juga: Jepara Panen 176 Ton Gabah, Program Biosalin PGN dan BRIN Lampaui Target

Baca Juga: PGN dan PLN Serap 8 Kargo LNG Donggi-Senoro Sepanjang 2025

“Kondisi ini menunjukkan dampak sampah plastik yang semakin meluas dan tidak terlihat secara langsung, sehingga membutuhkan peningkatan kesadaran serta perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujar Ade.

Menurut dia, edukasi yang konsisten dan keterlibatan lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik.

“Permasalahan sampah plastik tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat untuk membangun perubahan perilaku masyarakat,” tuturnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri