Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Amankan 3 Triliun Kaki Kubik Gas, BP Mulai Kirim Instalasi Raksasa ke Papua Barat!

Amankan 3 Triliun Kaki Kubik Gas, BP Mulai Kirim Instalasi Raksasa ke Papua Barat! Kredit Foto: Bp
Warta Ekonomi, Jakarta -

Raksasa energi asal Inggris, BP Plc, bersama para kontraktornya resmi mencatat pencapaian krusial dalam proyek Tangguh Ubadari, Carbon Capture, Utilisation and Storage (CCUS), Compression (UCC). Milestone tersebut ditandai dengan kesiapan keberangkatan jacket pertama Tangguh UCC dari Saipem Karimun Yard di Karimun menuju Kabupaten Fakfak.

Instalasi seberat 994 metrik ton itu menjadi yang pertama dari empat konstruksi lepas pantai yang dijadwalkan memperkuat infrastruktur gas nasional. Jacket tersebut kini siap menempuh perjalanan laut sejauh 5.800 kilometer guna mendukung ambisi Indonesia mencapai ketahanan energi.

Komitmen TKDNdan Kapabilitas Nasional

Proyek ini menjadi bukti penguatan kapasitas industri dalam negeri. Tercatat, proyek Tangguh UCC memiliki komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 45%. Pengerjaan jacket tersebut menghabiskan total 357.600 jam kerja dengan standar keselamatan dan kualitas tinggi.

BP Regional President Asia Pacific, Kathy Wu menegaskan pencapaian ini menjadi bentuk dedikasi bp terhadap kemajuan industri energi nasional.

Jacket ini dibuat di Indonesia, oleh orang Indonesia, untuk Indonesia. Hal ini menegaskan komitmen kuat bp terhadap ketahanan energi nasional, pembangunan kapabilitas, serta membuka peluang bagi rantai pasok Indonesia, dalam perjalanan operasi kami selama 60 tahun di negara ini,” kata Kathy Wu dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: PLN IP Gandeng DevvStream, Garap Bisnis Karbon Global dari PLTS

Baca Juga: Jumat Tanpa BBM: PLN EPI Luncurkan ‘Clean Energy Day’ demi Tekan 45 Ton Emisi Karbon

Kathy juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi strategis dengan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan SKK Migas.

“Kami ingin berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian ESDM dan SKK Migas, atas dukungan yang senantiasa diberikan. Sebagai mitra strategis energi Indonesia selama 60 tahun, kami percaya kemitraan ini dapat terus berlanjut untuk membantu Indonesia mencapai ketahanan energi,” tambahnya.

Proyek CCUS Skala Besar Pertama di RI

Tangguh UCC bukan sekadar proyek pengembangan lapangan gas biasa. Proyek ini mencakup pengembangan lapangan gas Ubadari, peningkatan perolehan gas melalui carbon capture, utilisation and storage (CCUS), serta kompresi darat.

Sebagai proyek CCUS skala besar pertama yang dikembangkan di Indonesia, Tangguh UCC memegang peranan penting dalam dekarbonisasi industri migas. Pada fase awal, proyek ini berpotensi menyimpan sekitar 15 juta ton CO2 dari emisi Tangguh.

Secara ekonomi, proyek ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 3 triliun kaki kubik sumber daya gas tambahan. Jumlah tersebut dinilai signifikan untuk mendukung kebutuhan energi jangka panjang, tidak hanya bagi Indonesia tetapi juga kawasan Asia.

Baca Juga: Dekarbonisasi Industri: 5 Pilar Jadi Kunci RI Capai Net Zero 2050

Baca Juga: IBCSD Dorong Akselerasi Industri Hijau di Jawa Timur Lewat Kolaborasi Dekarbonisasi

Fabrikasi yang dilakukan di Karimun Yard sekaligus menandai langkah penting menuju penyelesaian instalasi lepas pantai yang akan terintegrasi dengan infrastruktur Tangguh LNG di Papua Barat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: