Kredit Foto: Dok. ESDM
Prabowo menegaskan pembangunan sektor kelautan dan perikanan menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam mendorong ekonomi biru atau blue economy. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan sumber daya laut Indonesia lebih banyak dimanfaatkan oleh nelayan domestik dibanding kapal asing.
“Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Presiden juga menyinggung capaian swasembada pangan nasional yang dinilai memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika global. Ia mengatakan sektor perikanan dan kelautan akan menjadi fokus lanjutan pemerintah untuk memperluas basis ekonomi nasional.
Baca Juga: Target Desember! Prabowo Instruksikan Proyek Raksasa 1.386 Desa Nelayan Harus Beres
Baca Juga: BSI Kembangkan Kampung Nelayan Warloka, Dorong Ekonomi Berkelanjutan
“Karena itu, pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, the blue ocean economy. Ini sangat penting, ini karunia Tuhan yang harus kita kelola,” kata Prabowo.
Ia menilai investasi di sektor kelautan dan pembangunan kampung nelayan diperlukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
“Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera. Saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ujar Presiden.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: