Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bupati Jember soal Anggota DPRD Merokok Sambil Main Gim, 'Pas Lagi Apes Aja Terus Viral'

Bupati Jember soal Anggota DPRD Merokok Sambil Main Gim, 'Pas Lagi Apes Aja Terus Viral' Kredit Foto: IG Pak Jitu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember kedapatan merokok dan asyik bermain gim saat rapat resmi, lalu jadi viral di media sosial.

Kejadian yang memicu kritik tajam dari masyarakat dan turut mengundang reaksi dari Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait tersebut mengaku kaget melihat viralnya video tersebut dan ia juga membandingkan kejadian tersebut dengan pengalamannya selama 10 tahun menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, di mana ia tidak pernah sekalipun melihat ada pejabat yang merokok di tengah jalannya rapat.

Namun, Gus Fawait juga mengungkap hal lain, sejak menjabat sebagai Bupati Jember, ia justru kerap mendapati pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kerap merokok saat rapat paripurna berlangsung, untuk itu ia meminta agar dibuat aturan yang jelas mengenai larangan merokok saat rapat.

"Momentum dijadikan aturan diperjelas, kalau Paripurna jangan merokok. Atau jangan-jangan memang diperbolehkan, cuma pas lagi apes terus viral aja," katanya.

Sebelumnya, video viral tersebut diketahui bernama Achmad Sahri Asiddiqi, anggota Komisi D DPRD Jember dari Fraksi Partai Gerindra. Tindakan tidak pantas itu ia lakukan saat sedang mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Menyadari perbuatannya memicu kegaduhan publik, Achmad Sahri Asiddiqi akhirnya merilis video permintaan maaf secara terbuka. Ia mengakui kesalahannya dan menyesali tindakan indisipliner tersebut.

"Dengan rendah hati saya meminta maaf dan mohon ampun kepada masyarakat Jember, khususnya kepada Ketua Umum Gerindra dan DPP Gerindra atas apa yang beredar saat ini," ujar Achmad dalam pernyataan resminya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Achmad juga menyatakan tidak akan lari dari konsekuensi teguran. "Saya siap disanksi oleh partai maupun oleh kelembagaan DPRD kabupaten. Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya masyarakat Jember," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat