Kredit Foto: Uswah Hasanah
Pelaksana Tugas Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan perkembangan terbaru terkait MSCI justru memberikan kepastian di tengah tingginya volatilitas pasar global.
Menurut Jeffrey, pasar saat ini juga masih dipengaruhi ketidakpastian eksternal, mulai dari tensi geopolitik, pergerakan harga komoditas, hingga fluktuasi mata uang global.
Terkait metodologi free float MSCI, BEI menegaskan setiap penyedia indeks global memiliki pendekatan tersendiri yang berbasis faktor kuantitatif. Bursa memilih fokus memperkuat reformasi dan mekanisme pasar dibanding melakukan rekayasa terhadap penilaian indeks.
BEI menilai penguatan fundamental pasar menjadi langkah utama agar emiten Indonesia dapat memenuhi persyaratan indeks global secara alami dan berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: