Kredit Foto: Reuters/Aly Song
Biro Investigasi Federal (FBI) menggerebek sebuah kantor di atas warung ramen di Chinatown Manhattan.
Kantor yang dibuka oleh pria 64 tahun bernama Lu Jianwang itu diduga menjadi kantor polisi luar negeri milik Cina.
Melansir BBC, Lu Jianwang dinyatakan bersalah karena bertindak sebagai agen asing tidak sah untuk Tiongkok. Kasus ini juga bertepatan dengan beberapa hari setelah politisi California, Eileen Wang, mengaku bersalah atas pelanggaran yang sama.
Wang diketahui memposting propaganda di sebuah situs web yang menyasar komunitas Tionghoa-Amerika atas perintah pemerintah Tiongkok.
Rangkaian kasus tersebut terjadi bertepatan dengan kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing untuk bertemu Presiden Xi Jinping. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin disebut menghindari isu spionase dan lebih fokus membahas perdagangan.
Baca Juga: Tekanan ke Pemerintah! Investor Tiongkok Protes Pajak hingga Kuota Nikel ke Prabowo
Kasus Lu ini memperkuat tuduhan keberadaan “pos polisi” Tiongkok yang disebut mencapai 100 pos di 53 negara.
Di sisi lain, Lu Jianwang tetap bersikeras bahwa aktivitas di kantor Manhattan tersebut hanyalah kegiatan komunitas biasa. Sebagai presiden Asosiasi Changle Amerika, ia menyatakan tempat itu digunakan untuk membantu warga memperbarui SIM serta memfasilitasi kegiatan sosial seperti mahjong dan ping pong.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: