Pasar Keuangan RI Tertekan! IHSG Anjlok 3,46%, Rupiah Keok Sentuh Rp17.700 per Dolar AS
Kredit Foto: Didimax
Di pasar mata uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke level Rp17.705 pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Mata uang Garuda melemah 38 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp17.680 per USD.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menuturkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai menguji ketahanan harga pangan nasional.
Ketergantungan tinggi terhadap impor pangan membuat tekanan kurs berpotensi cepat merambat ke harga makanan yang dikonsumsi masyarakat seperti mi instan, roti, tahu-tempe, susu, hingga makanan olahan lainnya pada semester II/2026.
Baca Juga: Rupiah Melemah Hingga Rp17.710 per Dolar AS Pagi Ini
Baca Juga: Rupiah Ditutup Loyo ke Rp17.705, Biaya Impor Gandum dan Kedelai Diproyeksi Membengkak
"Ketergantungan impor Indonesia terhadap sejumlah komoditas pangan masih sangat tinggi. Gandum sepenuhnya impor, kedelai sekitar 90% masih dipenuhi dari impor. Selain itu, bawang putih 95% impor, gula sekitar 60%, serta daging sapi dan kerbau sekitar 54%," ungkap dia kepada wartawan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: