Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Presiden Prabowo soal Harga Sawit: Kalau Tak Mau Beli, Kita Pakai Sendiri!

Presiden Prabowo soal Harga Sawit: Kalau Tak Mau Beli, Kita Pakai Sendiri! Kredit Foto: Sekretariat Kabinet
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bakal memperketat aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) demi menjaga kekayaan alam Indonesia tidak terus mengalir ke luar negeri. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato di Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti harga sejumlah komoditas strategis Indonesia yang dinilai masih ditentukan pihak luar, termasuk kelapa sawit.

“Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya, ‘Ini tidak boleh terjadi.’ Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain, kita tentukan harga kita!” kata Prabowo.

Ia bahkan menegaskan Indonesia tidak perlu takut apabila ada negara lain yang menolak membeli komoditas dalam negeri dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita, ya enggak usah beli, kita pakai kelapa sawit kita sendiri!” ujarnya disambut tepuk tangan peserta rapat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ungkap Ribuan Kapal Asing Diduga Curi Kekayaan Laut RI Tiap Malam

Prabowo mengatakan pemerintah akan memperketat Peraturan Pemerintah terkait devisa hasil ekspor dari sektor pengusahaan, pengelolaan, hingga pengolahan sumber daya alam. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keuntungan dari hasil bumi Indonesia tetap berada di dalam negeri.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut penting agar kekayaan nasional tidak terus mengalami outflow atau mengalir ke luar negeri.

“Sekali lagi, bumi, air, dan semua hasil sumber daya alam Indonesia adalah milik kita, milik rakyat dan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Prabowo juga menegaskan Indonesia harus mulai berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak terus bergantung pada pihak luar dalam menentukan arah ekonomi nasional.

“Indonesia sekarang berdiri di atas kaki kita sendiri,” katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah