Kredit Foto: Istimewa
Ia juga menyoroti meningkatnya urgensi keamanan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global. Menurut dia, konflik global telah mengganggu lebih dari 10% pasokan minyak dunia dan hampir 20% LNG global, sehingga mendorong banyak negara mempercepat pengembangan sumber energi domestik.
Dalam kondisi tersebut, gas dinilai tetap akan menjadi komponen penting dalam transisi energi global sekaligus menjaga keandalan pasokan energi.
“Gas terus memberikan pasokan yang dapat diandalkan untuk keamanan energi sekaligus menjadi komponen vital bagi transisi energi,” kata Mansoor.
Ia menambahkan sistem energi global tidak dapat berubah secara instan sehingga diperlukan pendekatan transisi yang realistis dan bertahap.
“Dasar-dasar transisi tetap konstan. Kita harus mengurangi emisi, memperluas energi terbarukan, dan melakukan dekarbonisasi. Namun gas akan tetap penting dalam bauran energi,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: