- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Pasar Belum Merespons Positif Arah RAPBN 2027 Prabowo, IHSG Masih Tertekan
Kredit Foto: Uswah Hasanah
Pasar saham merespons pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 0,60% ke level 6.332,18 pada perdagangan intraday, dengan tekanan jual mendominasi pergerakan bursa.
Data perdagangan menunjukkan IHSG dibuka pada level 6.352,20 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 6.459,56 sebelum terkoreksi hingga titik terendah 6.215,56. Nilai transaksi mencapai Rp13,66 triliun dengan volume 25,68 miliar saham dan frekuensi perdagangan 1,582 juta kali.
Tekanan pasar juga terlihat dari komposisi pergerakan saham. Sebanyak 549 saham mengalami penurunan, sementara saham yang menguat hanya 173 emiten dan 237 saham bergerak stagnan.
Kondisi tersebut terjadi usai Presiden Prabowo menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di hadapan DPR dalam pembahasan awal RAPBN 2027.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan APBN disusun bukan hanya sebagai instrumen administrasi keuangan negara, melainkan sebagai alat pembangunan ekonomi nasional.
“APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera, dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan,” kata Prabowo.
Ia juga menegaskan pemerintah berupaya menjaga optimisme ekonomi nasional di tengah tekanan geopolitik dan geoekonomi global yang masih berlangsung.
“Oleh karena itu, karena kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Ada Pelemahan Rupiah dan Saham IHSG di Balik Pidato Prabowo? Begini Kata DPR
Baca Juga: IHSG Dibuka Ambles Jelang Pidato Prabowo di Sidang Paripurna
Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham masih mencatat penguatan signifikan. Saham PT Inter Delta Tbk (INTD) memimpin daftar top gainers setelah naik 20% ke level 276. Disusul PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yang menguat 17,65%, PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) naik 15,89%, PT Ekamas Fortuna Tbk (MORA) menguat 15,55%, dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) naik 15,53%.
Sebaliknya, tekanan jual paling dalam terjadi pada saham PT Pakuan Tbk (UANG) yang turun 14,83%, diikuti PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melemah 14,80%, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 14,74%, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) terkoreksi 14,67%, serta PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) turun 14,59%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: