- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Dana Asing Keluar Rp3,1 Triliun, Ini 5 Saham yang Paling Banyak Dijual
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Investor asing kembali mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham Indonesia sebesar Rp3,13 triliun pada perdagangan Rabu (10/6/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,71% dan ditutup di level 5.902,38. Aksi pelepasan terbesar terjadi pada saham perbankan dan emiten petrokimia, dengan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan investor asing membukukan jual bersih harian sebesar Rp3,13 triliun. Sepanjang tahun berjalan (year to date/YTD), investor asing masih mencatatkan net sell mencapai Rp67,38 triliun.
Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun Mirae Asset Sekuritas, saham BBRI menjadi target pelepasan terbesar dengan nilai jual bersih mencapai Rp571 miliar. Posisi berikutnya ditempati TPIA sebesar Rp395 miliar, disusul PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp147 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp133 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp125 miliar.
Aksi jual pada saham-saham tersebut terjadi di tengah reli pasar yang mendorong IHSG naik 155,73 poin ke level 5.902,38. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp31,69 triliun dengan volume perdagangan 42,9 miliar saham dan frekuensi transaksi 3,03 juta kali.
Meski investor asing melakukan aksi keluar dana, sejumlah saham masih mencatatkan akumulasi beli bersih asing. Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memimpin daftar pembelian bersih dengan nilai Rp24 miliar. Selanjutnya PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar Rp22 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp12 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp10 miliar, dan PT Surya Pertiwi Tbk (SUPA) Rp10 miliar.
Baca Juga: Meski Asing Net Sell Rp3,1 Triliun, IHSG Tetap Ngebut Level 5.900
Baca Juga: IHSG Terkoreksi Hampir 1% di Awal Perdagangan, Dipicu Kenaikan BI-Rate dan Aturan Buyback
Dari sisi kontribusi terhadap indeks, saham-saham perbankan justru menjadi motor penguatan IHSG. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks dengan kontribusi 46,84 poin, diikuti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar 19,84 poin, BBRI sebesar 14,11 poin, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar 13,30 poin.
Data perdagangan menunjukkan BBRI juga masuk dalam tiga besar saham dengan nilai transaksi terbesar di pasar reguler, mencapai Rp2,06 triliun. Sementara TPIA membukukan nilai transaksi Rp3,30 triliun dan menjadi saham dengan frekuensi perdagangan tertinggi mencapai 250.915 kali transaksi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: