Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gojek Cabut Program Langganan GoRide Hemat, Tarif Konsumen Bakal Naik?

Gojek Cabut Program Langganan GoRide Hemat, Tarif Konsumen Bakal Naik? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gojek akan hentikan fitur perjalanan Program Langganan “GoRide Hemat” yang diketahui memiliki tarif dasar lebih murah dibandingkan “GoRide Reguler”. Hal ini dilakukan menyusul kebijakan baru pemerintah terkait komisi ojek online. 

Penghapusan Program Langganan GoRide Hemat diumumkan sebagai bagian dari empat langkah konkret yang disiapkan Gojek dan GoTo dalam mendukung arahan pemerintah mengenai skema bagi hasil layanan transportasi daring roda dua.

Program langganan tersebut sebelumnya mulai diuji coba sejak November 2025 dan diperluas pada Februari 2026. Namun setelah berjalan selama tiga bulan dan melalui proses kajian menyeluruh, perusahaan menilai sistem langganan itu masih membutuhkan keseimbangan yang lebih baik untuk mendukung kesejahteraan mitra pengemudi. 

Lewat keterangan resmi, GOTO menjelaskan keputusan ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pihak yang terlibat di dalam layanan transportasi online. 

Ke depan, layanan GoRide Hemat juga akan mengikuti sistem bagi hasil 8% seperti yang diterapkan pada GoRide Reguler.

Perubahan tersebut turut membawa konsekuensi berupa penyesuaian harga konsumen untuk layanan GoRide Hemat. Meski demikian, perusahaan menegaskan penyesuaian akan dilakukan secara moderat, terukur, serta tetap mempertimbangkan keterjangkauan bagi masyarakat. 

Baca Juga: Pangkas Komisi dari 20 Persen jadi 8 Persen, Ini Empat Langkah Gojek Ikuti Arahan Pemerintah

Kebijakan penghentian GoRide Hemat hadir di tengah perubahan skema pembagian pendapatan layanan GoRide menyusul arahan pemerintah yang menetapkan 92% pendapatan perjalanan roda dua untuk mitra pengemudi, sementara aplikator menerima komisi 8%. 

Gojek menyatakan perubahan tersebut merupakan investasi jangka panjang demi membangun ekosistem yang lebih berkesinambungan.

Perusahaan juga menegaskan akan tetap menjaga keseimbangan antara pendapatan mitra pengemudi dan harga yang dibayar pelanggan. Untuk layanan GoRide Reguler, Gojek menyebut akan berupaya agar tidak ada perubahan harga bagi konsumen sehingga jumlah pesanan tetap terjaga dan pendapatan total mitra pengemudi dapat dipertahankan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat