Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Selain Daftar Haji di 2026, Sejumlah Hal Ini Harus Dipersiapkan dari Sekarang Jika Ingin ke Tanah Suci

Selain Daftar Haji di 2026, Sejumlah Hal Ini Harus Dipersiapkan dari Sekarang Jika Ingin ke Tanah Suci Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keinginan untuk menunaikan ibadah haji tidak cukup hanya dengan mendaftar dan menunggu giliran berangkat.

Calon jemaah juga perlu mempersiapkan kondisi fisik, mental, hingga perlengkapan penting sejak jauh hari agar ibadah di Tanah Suci bisa berjalan lancar dan aman.

Baca Juga: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Arab Saudi, Kemenhaj Siapkan Puncak Armuzna

Apalagi antrean keberangkatan haji di Indonesia kini semakin panjang sehingga persiapan jangka panjang menjadi hal yang sangat penting.

Bagi masyarakat yang telah resmi mendaftar haji, langkah pertama yang wajib diketahui adalah memantau estimasi tahun keberangkatan.

Setiap calon jemaah yang sudah terdaftar akan memperoleh nomor porsi haji berupa 10 digit angka.

Nomor tersebut dapat digunakan untuk mengecek estimasi keberangkatan secara mandiri melalui Situs Resmi Haji Indonesia.

Caranya cukup mudah. Calon jemaah hanya perlu memasukkan nomor porsi pada kolom yang tersedia, melakukan verifikasi captcha, lalu menekan tombol “Cek Estimasi”.

Sistem nantinya akan menampilkan nama jemaah, nomor porsi, dan perkiraan tahun keberangkatan sesuai antrean yang berlaku.

Namun persiapan haji tidak berhenti sampai di situ.

Calon jemaah juga perlu mulai menjaga kesehatan fisik karena ibadah haji dikenal memiliki aktivitas yang sangat padat dengan kondisi cuaca ekstrem, terutama saat fase Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Cuaca panas yang tinggi membuat risiko dehidrasi dan kelelahan menjadi tantangan serius bagi jemaah.

Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau jemaah menyiapkan tas khusus Armuzna yang berisi perlengkapan penting penunjang ibadah dan kesehatan.

Beberapa barang yang wajib dipersiapkan antara lain botol air minum, oralit, biskuit atau roti kecil, kurma, hingga permen untuk menjaga energi tubuh.

Jemaah juga disarankan membawa obat-obatan pribadi seperti obat hipertensi, diabetes, jantung, inhaler, minyak angin, hingga plester luka.

Selain itu, alat pelindung diri juga penting dibawa mengingat suhu di Arab Saudi bisa sangat terik.

Perlengkapan seperti payung, topi, masker, kacamata hitam, botol semprotan air, dan sandal cadangan menjadi barang yang sangat dianjurkan.

Untuk menunjang ibadah, jemaah biasanya membawa sajadah kecil, Al-Qur’an atau buku doa, tasbih, hingga mukena ringkas bagi perempuan.

Tak kalah penting, perlengkapan kebersihan pribadi seperti handuk kecil, pakaian ganti, sikat gigi, pasta gigi, sabun, dan sampo juga wajib tersedia di dalam tas.

Persiapan matang menjadi sangat penting karena perjalanan haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang cukup berat.

Baca Juga: Fakta-Fakta Penemuan Jemaah Haji Jakarta yang Wafat Setelah Hilang di Makkah

Karena itu, semakin dini calon jemaah mempersiapkan diri, semakin besar peluang menjalani ibadah haji dengan nyaman, sehat, dan khusyuk.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: