Kredit Foto: Istimewa
Pegiat media sosial Eko Widodo mengungkapkan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, kini sedang ramai didatangi masyarakat.
Eko menyebut warga berbondong-bondong ke gerai Kopdes untuk membuktikan apakah benar harga LPG 3 kilogram dijual Rp16.000 sesuai subsidi pemerintah.
“Kopdes Merah Putih ramai diburu warga buat buktikan harga LPG 3 kg Rp16.000. Dan ternyata beneran loh, sesuai dengan harga saat sidak Prabowo!!” tulis Eko di akun X pribadinya, Senin (25/5).
Dalam unggahannya, Eko menyertakan video TikTok yang memperlihatkan warga mendatangi Kopdes di Nglawak, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Video itu menunjukkan LPG 3 kg memang dijual Rp16.000 dengan syarat cukup menunjukkan KTP asli, dan banyak warga tampak berbelanja di koperasi tersebut.
Secara umum, harga barang kebutuhan pokok di gerai Kopdes memang terbukti lebih murah dibandingkan warung atau minimarket lain. Data operasional menunjukkan sejumlah komoditas utama dijual dengan harga miring, di antaranya:
1. Gas Elpiji 3 kg
Di Kopdes, gas melon ini dijual ketat sesuai harga eceran tertinggi (HET) pemerintah yaitu Rp16.000 per tabung. Di pasaran atau warung retail eceran, harganya bisa melambung antara Rp20.000 hingga Rp23.000 per tabung.
2. Beras SPHP (Bulog)
Baca Juga: Harga Murah Jadi Senjata Kopdes Merah Putih Tumbangkan Minimarket
Baca Juga: MBG dan Kopdes Dinilai Bisa Dongkrak Ekonomi, Tapi Ada Syaratnya
Pasokan beras subsidi pemerintah di Kopdes terjamin dan dijual dengan harga resmi yang jauh di bawah harga beras premium di minimarket swasta.
3. Sembako Lain (Minyak Goreng dan Gula)
Dengan skema kemitraan, komoditas dapur harian di Kopdes rata-rata memiliki selisih Rp1.000 sampai Rp2.000 lebih murah per kemasan jika disandingkan dengan harga minimarket modern.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: