Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waktu Mustajab Berdoa saat Hari Arafah, Momen Penuh Berkah yang Jangan Sampai Terlewat

Waktu Mustajab Berdoa saat Hari Arafah, Momen Penuh Berkah yang Jangan Sampai Terlewat Kredit Foto: Pexels/Rizky Sabriansyah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hari Arafah yang jatuh setiap 9 Dzulhijjah menjadi salah satu hari paling istimewa dalam Islam. Bagi umat Muslim, momen ini bukan hanya identik dengan puasa Arafah atau pelaksanaan wukuf jamaah haji di Padang Arafah, tetapi juga diyakini sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Pada hari Arafah, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, istighfar, hingga munajat karena diyakini sebagai waktu mustajab atau mudah dikabulkannya doa. Hal itu berdasarkan riwayat Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Imam At-Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءِ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya:

“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (HR At-Tirmidzi no. 3585)

Baca Juga: Selain Puasa, Ini 7 Amalan Hari Arafah yang Sayang Jika Dilewatkan

Baca Juga: Kumpulan Dzikir dan Doa Hari Arafah Paling Mustajab: Arab, Latin dan Artinya

Kapan Waktu Mustajab Berdoa di Hari Arafah?

Banyak umat Islam di Indonesia bertanya-tanya mengenai waktu mustajab untuk berdoa pada hari Arafah. Pasalnya, waktu pelaksanaan wukuf jamaah haji di Padang Arafah, Arab Saudi, berbeda beberapa jam dengan waktu di Indonesia.

Perbedaan zona waktu itu membuat sebagian orang bingung kapan sebaiknya memperbanyak doa agar bertepatan dengan momen paling utama di hari Arafah.

Secara umum, para ulama menjelaskan bahwa sepanjang hari Arafah, yakni 9 Dzulhijjah, merupakan waktu yang istimewa untuk berdoa. Namun, waktu yang paling utama diyakini ketika jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah, mulai setelah tergelincir matahari hingga menjelang magrib waktu Arab Saudi.

Wukuf di Arafah biasanya dimulai sekitar setelah salat Zuhur hingga matahari terbenam atau sekitar pukul 12.00–18.00 waktu Arab Saudi (WAS). Sementara Indonesia memiliki selisih waktu lebih cepat dibanding Arab Saudi, yakni WIB lebih cepat 4 jam, WITA lebih cepat 5 jam dan WIT lebih cepat 6 jam. 

Jika disesuaikan dengan waktu wukuf di Mekkah, maka kisaran waktu utama memperbanyak doa di Indonesia adalah WIB sekitar pukul 16.00–22.00, WITA sekitar pukul 17.00–23.00 dan WIT sekitar pukul 18.00–00.00.

Meski begitu, para ulama juga menegaskan bahwa keutamaan Hari Arafah tidak terbatas hanya saat wukuf berlangsung di Mekkah. Sejak masuk tanggal 9 Dzulhijjah di daerah masing-masing, umat Islam sudah dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa hingga malam hari.

Artinya, umat Muslim di Indonesia tetap bisa mulai berdoa sejak pagi, lalu lebih memperbanyak munajat pada sore hingga malam hari yang bertepatan dengan waktu wukuf jamaah haji di Arafah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: