Kredit Foto: Antara/M Ibnu Chazar
Di sisi lain, Uni Eropa turut memberlakukan tarif tambahan hingga 35,3 persen terhadap kendaraan listrik produksi China.
Meski menghadapi berbagai hambatan dagang, China masih mendominasi industri kendaraan listrik dunia. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), China menyumbang sekitar 75 persen dari total produksi EV global yang mencapai 22 juta unit pada 2025.
Tak hanya itu, ekspor kendaraan listrik China sepanjang 2025 juga mencetak rekor baru dengan total 2,5 juta unit atau dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Baca Juga: Teknologi Mobil China Terbaru, Mobil Bisa Ganti Ban Tanpa Pakai Dongkrak
Di luar pasar Amerika Serikat dan Eropa, kendaraan listrik asal China bahkan menguasai sekitar 55 persen penjualan EV global tahun lalu.
IEA memperkirakan tren pertumbuhan kendaraan listrik dunia masih akan berlanjut. Pada 2026, penjualan EV global diproyeksi mencapai 23 juta unit atau hampir 30 persen dari total penjualan mobil dunia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: