Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Minta Klarifikasi DATA soal Transaksi Saham Protelindo, Ini Penjelasannya

BEI Minta Klarifikasi DATA soal Transaksi Saham Protelindo, Ini Penjelasannya Kredit Foto: DATA
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Remala Abadi Tbk (DATA) menegaskan transaksi pengalihan saham yang melibatkan PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) tidak mengubah struktur pengendalian maupun arah bisnis perseroan. Klarifikasi tersebut disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul aksi korporasi yang membuat Protelindo meningkatkan kepemilikannya menjadi 51% saham.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (27/7/2026), manajemen DATA menyatakan perseroan tidak terlibat dalam transaksi jual beli saham tersebut karena seluruh proses dilakukan oleh para pemegang saham.

"Perseroan bukan merupakan pihak dalam transaksi jual beli saham tersebut. Oleh karena itu, Perseroan tidak memiliki informasi mengenai latar belakang maupun pertimbangan para pihak dalam melakukan pengalihan saham," ujar manajemen DATA.

Perseroan juga menegaskan transaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

"Kendali DATA tetap berada di bawah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya, Protelindo," tegas manajemen.

Dengan tidak berubahnya pengendali, perseroan memastikan transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, strategi bisnis, maupun rencana pengembangan usaha.

Manajemen DATA menyatakan perusahaan akan tetap menjalankan strategi yang telah ditetapkan, termasuk memperluas jaringan telekomunikasi, meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, memperbesar basis pelanggan, serta memperkuat bisnis infrastruktur digital.

Menanggapi pertanyaan BEI terkait pemenuhan ketentuan free float sebagaimana diatur dalam Peraturan Bursa Nomor I-A, perseroan menyatakan tetap berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku.

Namun, DATA menegaskan tidak berada dalam posisi untuk menjelaskan rencana kepemilikan saham para pemegang saham karena hal tersebut merupakan kewenangan masing-masing investor.

Sebelumnya, iForte melepas seluruh kepemilikannya di DATA sebanyak 550.000.900 saham atau setara 40% hak suara pada 13 Juli 2026 dengan harga Rp974 per saham. Dengan transaksi tersebut, iForte tidak lagi menjadi pemegang saham perseroan.

Baca Juga: MUTU Umumkan Private Placement Rp29,9 Miliar untuk Akselerasi Bisnis

Baca Juga: Investor Lepas Saham Bank Jumbo, Pasar Tunggu Pengganti Perry Warjiyo

Pada saat yang sama, Protelindo mengambil alih seluruh saham milik iForte tersebut dan turut mengakuisisi 151.250.000 saham milik Verah Wahyudi Singgih Wong dengan harga Rp1.091 per saham.

Setelah transaksi rampung, kepemilikan Protelindo meningkat menjadi 701.250.900 saham atau setara 51% hak suara. Posisi tersebut membuat anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) itu tetap menjadi pemegang saham pengendali PT Remala Abadi Tbk.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri