Industri Mamin jadi Tulang Punggung Manufaktur, Kontribusi ke PDB Capai 38,35 Persen
Kredit Foto: Ist
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan, perubahan perilaku konsumen juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha pangan untuk berkembang.
Menurut dia, konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan cita rasa produk, tetapi juga semakin memperhatikan aspek keamanan pangan, kandungan gizi, hingga keunikan produk yang dikonsumsi.
"Produk pangan saat ini dituntut mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Karena itu, inovasi dan konsistensi kualitas menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing," kata Reni.
Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik Melonjak 95 Persen, IKM Lokal Diajak Ikut Terlibat
Kementerian Perindustrian pun terus menjalankan berbagai program pembinaan bagi IKM pangan, mulai dari pendampingan sertifikasi keamanan pangan, penguatan kemitraan usaha, fasilitasi akses pasar domestik dan ekspor, hingga transformasi industri berbasis teknologi.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat daya saing industri pangan nasional sekaligus mendorong lebih banyak pelaku IKM untuk naik kelas dan memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: