Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan pekan lalu di zona hijau dengan kenaikan sekitar 0,8%, meski investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sekitar Rp35 miliar.
Berdasarkan data perdagangan, saham-saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing meliputi BBCA, AMMN, ANTM, UNTR, dan TLKM.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan secara teknikal IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan berikutnya. Namun, pergerakan indeks diperkirakan akan menghadapi tantangan di area resistance kuat.
"IHSG masih berpotensi menguat menuju area resistance 6.270-6.300. Namun, apabila belum mampu menembus dan bertahan di atas level 6.300, pelaku pasar perlu mewaspadai potensi koreksi jangka pendek," ujar Fanny dalam keterangan risetnya, Senin (3/8/2026).
Adapun level support IHSG berada di kisaran 6.120–6.200, sementara resistance berada pada area 6.270-6.300.
Di tengah peluang penguatan pasar, dia merekomendasikan sejumlah saham yang layak dicermati untuk perdagangan hari ini, yaitu PTRO, TPIA, ELSA, AMMN, RAJA, dan BUMI.
Untuk PTRO, investor dapat melakukan speculative buy pada area Rp4.680-4.710 per saham, dengan target jangka pendek di Rp4.770-4.810 per saham dan batas cut loss di bawah Rp4.680 per saham.
Sementara itu, TPIA direkomendasikan dengan strategi buy on break apabila mampu menembus level Rp2.160 per saham. Target penguatan berada di kisaran Rp2.210-2.250 per saham, dengan cut loss di bawah Rp2.120 per saham.
Selanjutnya, ELSA menarik untuk speculative buy pada area Rp680-695 per saham, dengan target Rp710-725 per saham dan cut loss di bawah Rp680 per saham.
Untuk AMMN, area beli berada di sekitar Rp4.100 per saham, dengan target Rp4.140-4.190 per saham serta cut loss di bawah Rp4.060per saham.
Baca Juga: IHSG Sepekan Naik Tipis 0,64%, Transaksi Bursa Malah Merosot Signifikan
Baca Juga: Laba Bersih PGE Naik 15,48% pada Semester I-2026, Produksi Panas Bumi Tembus 2.745 GWh
Baca Juga: Laba Gudang Garam (GGRM) Naik Pesat Jadi Rp2,98 Triliun, Meski Penjualan Turun
Adapun RAJA direkomendasikan speculative buy pada kisaran Rp880-890 per saham, dengan target Rp910-925 per saham dan cut loss di bawah Rp860 per saham.
Sementara itu, BUMI dapat dicermati pada area Rp163–165 per saham, dengan target kenaikan Rp168-172 per saham serta cut loss di bawah Rp162 per saham.
Dia mengimbau investor untuk tetap disiplin menerapkan manajemen risiko, mengingat pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi oleh kemampuan indeks menembus area resistance utama di level 6.300.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: