Kredit Foto: (Istimewa)
Sementara itu, Financial Planner Maryadi Santana mengingatkan berbagai risiko yang melekat pada pinjaman daring, mulai dari bunga dan denda yang tinggi, jebakan utang (debt trap), kebocoran data pribadi, hingga tekanan psikologis yang dapat memengaruhi kehidupan pribadi maupun profesional.
“Pinjaman online sering terlihat sebagai solusi cepat untuk kebutuhan sesaat. Namun di balik kemudahannya terdapat risiko yang dapat mengancam kesehatan finansial jika tidak dikelola dengan bijak,” ujarnya.
Maryadi menekankan pentingnya disiplin dalam mengatur anggaran, membangun dana darurat, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebagai langkah dasar untuk menghindari masalah keuangan.
Baca Juga: Industri Asuransi Jiwa Tetap Pertahankan Strategi Jangka Panjang di Tengah Kenaikan BI Rate
Baca Juga: Asuransi Astra Blak-blakan Soal Dampak Pelemahan Rupiah
“Pinjol memang menawarkan kemudahan dalam hitungan menit, tetapi dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang apabila melebihi kemampuan bayar,” katanya.
Sebagai informasi, hingga April 2026 Sequis Life telah merealisasikan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp476,2 miliar dengan perolehan premi bruto mencapai Rp1,07 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: