Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu sentimen utama yang membebani pasar saham domestik pada sesi I.
“Pelemahan rupiah menembus ke angka Rp18.040 membayangi IHSG yang tertekan sebesar 3,48% ke level 5.734 pada sesi I hari ini,” tulis Mirae Asset dalam ulasan pasar sesi I.
Menurut Mirae, aksi jual terjadi secara merata dan menekan saham-saham konglomerasi maupun saham berkapitalisasi besar. Beberapa saham yang mengalami tekanan cukup dalam antara lain PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang turun 10,5%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 9,1%, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 8%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 3,8%, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang turun 3,6%.
Baca Juga: IHSG Ditutup Anjlok 4,11% Usai Outlook Negatif Danantara dan Rupiah Sentuh Rp17.966
Baca Juga: Warganet Panik! IHSG Rontok ke 5.977, Rupiah Jebol 17.927 Usai Dadan Dicopot
Dari sisi sektoral, seluruh indeks sektoral tercatat bergerak di zona merah. Indeks sektor bahan baku (IDX Basic) dan properti (IDX Property) menjadi sektor yang mengalami tekanan paling dalam sepanjang sesi perdagangan.
Mirae juga mencatat pelemahan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham Asia yang turut berada di zona negatif di tengah meningkatnya kehati-hatian investor terhadap aset berisiko.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: