Kredit Foto: Instagram/Gatot Nurmantyo
Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto harus memasukkan 18 menteri warisan dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) setelah dipanggil ke Solo.
Menurut Gatot, para menteri warisan yang masuk ke Kabinet Merah Putih masih memiliki loyalitas kepada Jokowi, bukan kepada Prabowo. Bahkan, ia menilai mereka membawa agenda sendiri sehingga kabinet sulit dikendalikan.
"Tentu orang-orang yang warisan ini loyalitasnya dan dia tahu bahwa saya bisa jadi menteri lagi karena bos saya Jokowi loyalitasnya kepada Jokowi," ungkapnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Kamis (4/6).
"ini saya buktikan lagi bahwa menteri-menteri warisan loyalitasnya bukan kepada presiden tetapi kepada presiden yang lama ya Jokowi dan mereka punya agenda sendiri," imbuhnya.
Ia menambahkan, masuknya menteri warisan Jokowi membuat Prabowo terpaksa membentuk kabinet gemuk..
Baca Juga: Gatot Nurmantyo Bongkar! Prabowo Sempat Diancam Sebelum Pilpres 2024
Sebagai informasi,Kabinet Merah Putih yang dibentuk Prabowo tercatat memiliki 109 hingga 112 anggota, menjadikannya kabinet terbesar di Indonesia sejak era Dwikora (1966).
Struktur kabinet gemuk ini terdiri dari, 7 Menteri Koordinator (Menko), 41 Menteri Teknis, 5–10 Kepala Badan setingkat menteri, dan 54–56 Wakil Menteri yang merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: