Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Nilai Mobil Bekas Perusahaan Bisa Turun Rp50 Juta, Ini Penyebabnya

Nilai Mobil Bekas Perusahaan Bisa Turun Rp50 Juta, Ini Penyebabnya Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Transparansi Kondisi Kendaraan Jadi Faktor Penting

Saat menjual kendaraan, baik kepada showroom maupun pengguna akhir, kondisi kendaraan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga.

Namun tidak sedikit perusahaan yang kesulitan menunjukkan kondisi aktual kendaraan karena minimnya dokumentasi dan data pendukung. Situasi ini sering membuat proses negosiasi berjalan alot dan berujung pada penurunan harga jual.

CEO Garasi.id, Ardy Alam, menilai banyak kendaraan sebenarnya masih memiliki nilai jual yang baik. Sayangnya, pemilik kerap tidak memiliki bukti yang cukup untuk meyakinkan calon pembeli.

"Banyak perusahaan sebenarnya tidak rugi karena mobilnya jelek, tapi karena tidak punya data yang bisa membuktikan kondisi kendaraan secara profesional. Akhirnya harga ditekan terus saat negosiasi," ujar Ardy.

Inspeksi Menjadi Dasar Penilaian yang Lebih Objektif

Untuk membantu perusahaan mendapatkan gambaran kondisi kendaraan secara menyeluruh, Garasi.id menyediakan layanan inspeksi mobil yang dapat digunakan sebelum kendaraan dijual.

Layanan ini melakukan pemeriksaan pada hingga 170 titik kendaraan. Area yang diperiksa meliputi kondisi mesin, transmisi, sistem kelistrikan, suspensi dan kaki-kaki, struktur kendaraan, interior, eksterior, hingga identifikasi indikasi bekas tabrakan maupun banjir.

Hasil pemeriksaan kemudian dituangkan dalam laporan yang dapat digunakan sebagai referensi saat menawarkan kendaraan ke calon pembeli.

Baca Juga: STNK dan BPKB Bakal Digital, Beli Mobil Bekas Kini Lebih Aman

Menurut Ardy, keberadaan laporan inspeksi membuat proses transaksi menjadi lebih transparan karena kondisi kendaraan dapat dijelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan yang terukur.

"Banyak perusahaan baru menjual kendaraan ketika biaya sudah tinggi dan nilainya turun jauh. Padahal, dengan adanya Inspeksi Mobil Garasi.id konsumen bisa mempunyai data yang tepat, keputusan bisa diambil lebih cepat dan jauh lebih menguntungkan," kata Ardy.

Ia menambahkan, pengelolaan armada tidak hanya berkaitan dengan operasional sehari-hari, tetapi juga strategi menjaga nilai aset. Dengan mengetahui kondisi kendaraan secara detail melalui proses inspeksi, perusahaan dapat menentukan waktu yang lebih tepat untuk mempertahankan atau melepas kendaraan sebelum nilainya turun terlalu jauh.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: