Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Matematika hingga Kesehatan Jadi Primadona, Ini Jurusan dengan Prospek Karier Terbaik

Matematika hingga Kesehatan Jadi Primadona, Ini Jurusan dengan Prospek Karier Terbaik Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investopedia mengungkapkan pilihan jurusan kuliah ternyata dapat sangat memengaruhi peluang kerja dan prospek karier seseorang di masa depan. Data terbaru dari Bureau of Labor Statistics (BLS) Amerika Serikat menunjukkan bahwa lulusan dari bidang studi yang berbeda menghadapi tingkat pertumbuhan lapangan pekerjaan yang sangat bervariasi dalam satu dekade mendatang.

Salah satu contoh yang menarik adalah jurusan Matematika. Meski banyak orang menganggap matematika hanya identik dengan profesi guru atau akademisi, kenyataannya lulusan bidang ini memiliki akses ke berbagai profesi dengan prospek cerah. Pekerjaan yang paling umum bagi lulusan matematika adalah pengembang perangkat lunak (software developer), yang diproyeksikan tumbuh 16% pada periode 2024 hingga 2034.

Tak hanya itu, jurusan matematika juga menjadi pintu masuk bagi dua profesi dengan pertumbuhan tercepat dalam satu dekade ke depan, yakni data scientist dengan proyeksi pertumbuhan 34% serta aktuaris sebesar 22%. Angka tersebut jauh melampaui pertumbuhan pekerjaan yang paling banyak digeluti oleh lulusan matematika.

Dari sisi pendapatan, lulusan matematika juga menikmati keuntungan tersendiri. Federal Reserve Bank of New York mencatat bahwa rata-rata gaji pada awal karier lulusan matematika mencapai sekitar 70.000 dollar AS per tahun. Nilai ini sekitar 12.000 dollar AS lebih tinggi dibanding median pendapatan seluruh lulusan perguruan tinggi yang baru memasuki dunia kerja, yakni sebesar 58.000 dollar AS per tahun.

Baca Juga: Said Iqbal Bocorkan Keinginan Prabowo Hapus Outsourcing, Tapi 4 Jenis Pekerjaan Ini Masih Boleh

Investopedia juga mencatat kesenjangan prospek kerja antarjurusan bahkan lebih lebar. BLS mengelompokkan proyeksi pertumbuhan pekerjaan berdasarkan 31 bidang studi yang umum ditempuh di perguruan tinggi. Hasilnya, terdapat jurusan yang mengarah pada pekerjaan dengan pertumbuhan hingga sepertiga lebih tinggi dalam 10 tahun mendatang, sementara sebagian lainnya justru mengarah pada profesi yang mulai mengalami penurunan.

Temuan ini menjadi penting di tengah tantangan yang dihadapi lulusan baru dalam mencari pekerjaan. Ketidakpastian ekonomi serta perubahan kebutuhan dunia kerja membuat posisi entry-level semakin terbatas. Dengan mempertimbangkan jurusan yang memiliki prospek pekerjaan lebih baik, mahasiswa saat ini maupun calon mahasiswa dinilai memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang stabil serta mencapai kualitas hidup yang diinginkan.

Selain data scientist dan aktuaris, sejumlah profesi lain juga diperkirakan mengalami pertumbuhan signifikan. Salah satunya adalah analis keamanan informasi (information security analyst). BLS memperkirakan kebutuhan terhadap profesi ini akan meningkat hingga 29% sampai 2034. Umumnya, pekerjaan tersebut diisi oleh lulusan ilmu komputer, sistem informasi, atau administrasi dan manajemen komputer.

Profesi lain yang diprediksi tumbuh pesat adalah manajer layanan kesehatan dan medis (medical and health services manager). Permintaan terhadap tenaga profesional di bidang ini diproyeksikan meningkat sebesar 23% dalam periode yang sama. Mereka biasanya berasal dari latar belakang pendidikan kesehatan, kebijakan publik, layanan sosial, hingga sains dan teknologi.

Baca Juga: CORE Indonesia Nilai Distribusi Manfaat SDA Masih Jadi Pekerjaan Rumah Pemerintah

Meski demikian, pekerjaan dengan pertumbuhan lambat bukan berarti tidak menjanjikan. Bidang manajemen menjadi contoh nyata. Profesi manajer tercatat sebagai pekerjaan paling umum di 11 dari 31 bidang studi yang dipantau BLS. Walaupun tingkat pertumbuhannya diperkirakan hanya sekitar 4% hingga 2034, profesi ini tetap menawarkan peluang kerja yang besar.

General and operations manager, misalnya, diproyeksikan memiliki sekitar 308.700 lowongan pekerjaan setiap tahun. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di antara pekerjaan yang umumnya mensyaratkan gelar sarjana. Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh banyaknya pekerja yang memasuki masa pensiun maupun berpindah karier.

BLS juga mencatat bahwa median gaji tahunan untuk profesi manajer pada 2024 mencapai 136.550 dollar AS. Sementara itu, general and operations manager memperoleh median pendapatan sekitar 103.000 dollar AS per tahun.

Baca Juga: Resmi Jadi Komisaris Telkom, Ini Jejak Karier Panjang Edwin Hidayat Abdullah

Di sisi lain, profesi guru justru menjadi salah satu pekerjaan dengan pertumbuhan paling lambat. Dalam 24 dari 31 bidang studi yang dipantau BLS, pekerjaan dengan pertumbuhan terendah yang umum dimasuki lulusan sarjana adalah guru sekolah dasar dan menengah. Profesi tersebut diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 2% pada periode 2024–2034.

Namun, penurunan tersebut tidak berarti peluang kerja tertutup sepenuhnya. Pergantian generasi akibat pensiun maupun perpindahan profesi tetap menciptakan kebutuhan tenaga pendidik baru. Guru taman kanak-kanak dan sekolah dasar diperkirakan masih akan memiliki sekitar 103.800 lowongan pekerjaan setiap tahunnya.

Bagi lulusan yang bercita-cita menjadi pendidik, peluang yang lebih menjanjikan dapat ditemukan di jenjang pendidikan tinggi. Posisi dosen atau tenaga pengajar pascasekolah menengah diproyeksikan tumbuh sekitar 7% hingga 2034.

Temuan yang dilansir dari Investopedia ini menunjukkan bahwa pilihan jurusan tidak hanya menentukan bidang keahlian seseorang, tetapi juga dapat memengaruhi peluang kerja, tingkat pendapatan, hingga stabilitas karier di masa depan. Meski minat dan passion tetap menjadi pertimbangan utama dalam memilih jurusan, memahami tren kebutuhan tenaga kerja dapat menjadi bekal penting untuk mengambil keputusan pendidikan yang lebih strategis.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Tag Terkait: