KTM Solutions Soroti Pentingnya Kesejahteraan Karier di Indonesia L&D Summit 2026
Kredit Foto: KTM Solutions
Indonesia L&D Summit 2026 menjadi ajang berkumpulnya para praktisi HR dan learning untuk membahas masa depan pengembangan talenta di era digital.
Dalam kesempatan ini, KTM Solutions turut mewarnai diskusi utama acara, sekaligus menjadi pengisi utama pada sesi plenary bertema “Learning Innovation in the Digital Era.”
Melalui sesi tersebut, KTM Solutions menghadirkan perspektif baru dalam melihat efektivitas program learning dengan menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kondisi individu di dalam organisasi.
Executive Director KTM Solutions, Reny Wiriandhani Indriadi, menyoroti realita bahwa banyak organisasi telah menjalankan berbagai program learning, namun belum semuanya mampu mendorong perubahan nyata di tempat kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Reny juga mengajak Anton Hendrianto, Commercial Director KTM Solutions, untuk berdiskusi bersama mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas learning dalam organisasi.
Melalui diskusi tersebut, KTM Solutions menegaskan bahwa keberhasilan learning tidak hanya ditentukan oleh program atau platform yang digunakan, tetapi sangat dipengaruhi oleh kondisi individu yang menjalaninya.
Aspek seperti psychological safety, growth mindset, dan makna terhadap pekerjaan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah proses learning dapat benar-benar berdampak pada perubahan perilaku dan kinerja.
Dengan demikian, tantangan utama bukan pada kurangnya program, melainkan pada kesiapan talent untuk belajar, berkembang, serta memaknai perjalanan kariernya.
Pendekatan ini kemudian dirumuskan dalam konsep Career Well-being, yang menggambarkan kondisi ketika individu memiliki rasa aman, motivasi, serta arah yang jelas dalam perjalanan kariernya.
“Learning membutuhkan lebih dari sekadar konten dan platform, karena tanpa energi, rasa aman, dan keyakinan untuk bertumbuh, proses tersebut tetap berjalan tanpa benar-benar menghasilkan perubahan,” jelasnya.
Tidak hanya melalui sesi diskusi, KTM Solutions juga menghadirkan pengalaman interaktif bagi para peserta. Selama acara berlangsung, pengunjung booth KTM Solutions berkesempatan mengikuti mini assessment Career Well-being yang dirancang untuk memberikan gambaran singkat mengenai kondisi karier mereka saat ini.
Melalui assessment ini, peserta dapat mengenali kondisi kesiapan diri dalam belajar dan berkembang, mendapatkan insight awal terkait faktor yang mempengaruhi perjalanan karier, serta memahami area yang perlu diperkuat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya KTM Solutions untuk membawa pendekatan yang lebih praktis dan relevan, sekaligus membantu organisasi dan individu melihat learning dari perspektif yang lebih menyeluruh.
Baca Juga: Magang Nasional Jadi Jalan Awal Karier, Efektifkah Tekan Pengangguran?
Baca Juga: Takut Kariernya ke Depan Digantikan oleh AI, Mahasiswa Mulai Banyak Pindah Jurusan Kuliah
Partisipasi KTM Solutions dalam Indonesia L&D Summit 2026 menegaskan komitmennya dalam mendorong pendekatan pengembangan talenta yang lebih berdampak.
“Dengan menggabungkan insight berbasis data dan pengalaman praktis di lapangan, KTM Solutions mengajak organisasi untuk tidak hanya menjalankan program learning, tetapi juga memastikan bahwa setiap investasi benar-benar menghasilkan perubahan,” tambahnya.
Melalui konsep Career Well-being, KTM Solutions membuka percakapan baru bahwa keberhasilan learning tidak hanya ditentukan oleh desain program, tetapi juga oleh kondisi manusia yang menjalaninya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: