Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Parisada Hindu dan Prajaniti Temui Kepala Otorita IKN, Bahas Apa?

Parisada Hindu dan Prajaniti Temui Kepala Otorita IKN, Bahas Apa? Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Warta Ekonomi, Jakarta -

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Prajaniti Hindu Indonesia (Prajaniti) melakukan audensi dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara, Kutai, Kalimantan Timur, pada Kamis (18/6/2026) kemarin.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari audensi sebelumnya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jakarta.

Pembangunan tempat ibadah Umat Hindu di IKN menjadi salah satu agenda penting yang dibahas dalam audensi yang berlangsung dalam suasana akrab, hangat dan positif.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Otorita didampingi oleh 3 Pimpinan Otorita IKN yaitu Bima Adi Nursanthyasto, Aswin Grandiarti, dan IGA Krisna Murti.

Dari PHDI hadir lengkap unsur 3 organ, yaitu Sabha Pandita dipimpin langsung oleh Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Nabe Gde Bang Buruan Manuaba didampingi Ida Pandita Mpu Siwa budha Daksa Darmita, Ida Rsi Agung Wayahan Suta Dharma Jaya Giri dan Ida Pedanda Gede Prabhawananda Giri.

Dari Sabha Walaka hadir Ketua Sabha Walaka Kolonel TNI (Purn) I Nengah Dana, serta dari Pengurus Harian hadir Sekretaris Umum I Ketut Budiasa.

Sementara itu Prajaniti dipimpin langsung oleh Ketua Umum KS Arsana, Ketua Bidang Gede Narayana dan Nyoman Sukadarma, Wakil Bendahara Umum Arya Amitaba, serta Ketua DPD Prajaniti Kalimantan Timur Dewa Wirya Atmadja.

Turut menyertai pertemuan Ketua PHDI Provinsi Kalimantan Timur, Ketua PHDI Kota Balikpapan, serta Ketua PHDI Kabupaten Paser Penajam Utara.

Kehadiran Majelis bersama Prajaniti di IKN menunjukkan sinergi yang sangat baik dan dilandasi saling pengertian serta visi yang sama untuk kepentingan umat Hindu Indonesia. 

Baca Juga: IKN Dikebut Jadi Ibu Kota, Basuki Hadimuljono Minta Tambahan Dana Rp15,5 Triliun

“Maksud kedatangan kami adalah terkait Pura IKN, kemudian menyampaikan undangan kepada Bapak Basuki Hadimuljono untuk menerima Prajaniti Award, serta permohonan lokasi untuk Pendidikan di area IKN," kata KS Arsana menyampaikan tujuan audensi.

Ketua Sabha Walaka, I Nengah Dana yang diberikan kesempatan berikutnya memaparkan bahwa PHDI telah menjadi mitra pemerintah sepanjang usianya selama 67 tahun, dan dalam konteks Pura IKN telah aktif bahkan sejak awal perencanaan, mulai memberikan briefing kepada Dewan Juri Lomba Design Pura, sampai negosiasi posisi Pura. 

Dharma Adhyaksa Ida Pedanda Nabe Gede bang Buruan Manuaba sebagai Pimpinan Tertinggi Majelis menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kepala Otorita IKN atas perhatiannya kepada umat Hindu, dan berpesan agar dalam proses pembangunan Pura ke depan terus berkoordinasi dengan Dirjen Bimas Hindu dan PHDI. 

“Dalam kekawin Ramayana disampaikan, bahwa Pemerintah dan Pendeta wajib saling mengisi untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Ida Dharma Adhyaksa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Otorita menyampaikan apresiasi atas kunjungan Majelis dan Prajaniti serta secara khusus minta didoakan oleh Pendeta untuk kelancaran pembangunan IKN.

“Saya merasa memiliki hubungan yang spesial dengan Umat Hindu, salah satunya ketika saya diberikan kesempatan melakukan renovasi besar-besaran area parkir Pura Besakih, yang ternyata juga mengandung nama Basuki,” kata Basuki Hadimuljono. 

"Saya sangat menghargai budaya, tradisi dan agama, karenanya saya sangat berhati-hati dalam urusan rumah ibadah ini. Tentu kami akan senantiasa berkoordinasi dengan Dirjen Bimas Hindu sesuai apa yang disampaikan Ida Dharma Adhyaksa. Adapun terkait area untuk tempat pendidikan, kami akan usahakan carikan lokasinya," imbuhnya. 

Baca Juga: Anggaran IKN Naik Jadi Rp6,7 Triliun, Basuki Hadimuljono Akui Masih Kurang

Audensi ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa buku “Lawar Leadership” kepada Basuki Hadimuljono.

Rombongan PHDI dan Prajaniti kemudian melakukan tour ke dalam Istana Kepresidenan. Menurut mereka, Istana Presiden tersebut pantas membuat bangsa Indonesia bangga.

Ribuan tahun yang lalu, di bumi Kutai berdiri kerajaan Hindu yang sangat memengaruhi perjalanan sejarah Nusantara. Di era modern ini, di area yang sama, Majelis dan Prajaniti sedang menuliskan sejarah mengawal pembangunan Pura.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri