Jangan Asal Klik! Situs Streaming dan Taruhan Palsu Marak Saat Piala Dunia
Kredit Foto: FIFA
Senior Web Content Analyst Kaspersky, Olga Altukhova, mengatakan pelaku kejahatan siber semakin agresif memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama turnamen berlangsung.
“Sejak awal turnamen dimulai, para pelaku kejahatan siber semakin fokus pada cara penggemar berinteraksi dengan acara tersebut secara online. Akibatnya, aktivitas kriminal terus meningkat, seperti yang tercermin dalam situs web palsu yang kami amati menawarkan layanan streaming dan taruhan dalam berbagai bahasa. Kami merekomendasikan agar pengguna tetap menggunakan siaran resmi untuk membantu melindungi data dan keuangan mereka,” ujarnya.
Untuk mengurangi risiko menjadi korban penipuan, Kaspersky mengimbau masyarakat selalu memeriksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi, memperhatikan alamat URL dan ejaan nama organisasi, serta menggunakan platform streaming resmi yang terpercaya.
Baca Juga: Serangan Siber Makin Brutal Capai 5,5 Miliar Kali, Ini Langkah Antisipasinya
Baca Juga: Tren AI dan Ketahanan Siber Dorong Revolusi Baru di Industri Infrastruktur Data Enterprise
Perusahaan juga menyarankan pengguna mengaktifkan autentikasi multi-faktor (multi-factor authentication/MFA), memantau aktivitas akun secara berkala, serta menggunakan solusi keamanan yang mampu mendeteksi tautan phishingmaupun lampiran berbahaya.
Peringatan ini muncul di tengah meningkatnya aktivitas digital selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, ketika jutaan penggemar di seluruh dunia mengakses layanan streaming, media sosial, dan platform taruhan untuk mengikuti perkembangan turnamen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: