Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengacara Roy Suryo: Aparat Penegak Hukum Pura-Pura Buta dan Tuli, Silfester Matutina Sudah Inkrah Tapi Tak Segera Ditangkap!

Pengacara Roy Suryo: Aparat Penegak Hukum Pura-Pura Buta dan Tuli, Silfester Matutina Sudah Inkrah Tapi Tak Segera Ditangkap! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengacara Roy Suryo Ahmad Khozinudin menyebut aparat penegak hukum tengah mempertontonkan kesewenang-wenangan dalam penegakan hukum.

Ia menyebut kasus penangkapan Roy Suryo adalah bukti bahwa aparat sedang melayani kepentingan Jokowi.

"Motif penangkapan ini adalah motif untuk melayani kepentingan Jokowi," kata Khozinudin dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (19 Juni 2026).

Khozinudin lalu membandingkan dengan proses hukum dari relawan Jokowi, Silfester Matutina yang sudah inkrah dan dinyatakan bersalah, tapi tidak juga dieksekusi putusan pengadilannya.

"Tapi mereka bungkam saat Silfester Matutina yang sudah jelas-jelas sudah inkrah tidak dituntut ditangkap, aparat penegak hukum pura-pura buta dan pura-pura tuli ketidakadilan dipertontokan kepada publik, padahal sudah ada orang inkraht sudah pasti bersalah, sudah tak ada upaya hukum sementara Roy Suryo baru tersangka diperlakukan seperti seorang penjahat, padahal Roy Suryo memiliki hak atas asas presumption of innocence atau praduga tak bersalah, justru diperlakukan seperti seorang penjahat," jelasnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka pada Jumat (19/6/2026) pagi secara terpisah. Roy Suryo dan dr Tifa sendiri sudah menyandang status tersangka dalam pusaran kasus ini sejak November 2025 lalu.

Roy Suryo dijemput oleh petugas kepolisian di kediamannya sekitar pukul 07.00 WIB. Kabar penangkapan mantan Menpora tersebut dikonfirmasi langsung oleh tim kuasa hukumnya.

Sementara itu, dr Tifa diamankan oleh aparat di apartemen pribadinya pada pukul 06.47 WIB. Penangkapan ini sempat menyita perhatian lantaran dr Tifa dijadwalkan mengikuti agenda akademik penting pada hari yang sama.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat