Tinggalkan Cara Kuno, Pemerintah Bikin 'Rumah Digital' Raksasa Bagi UMKM
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah melalui Kementerian UMKM resmi memperkenalkan super aplikasi Sapa UMKM. Aplikasi ini dirancang menjadi rumah besar digital bagi 57 juta pelaku UMKM di Indonesia.
Melalui aplikasi tersebut, pelaku usaha dapat mengakses layanan pembiayaan dari perbankan dan fintech resmi, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi usaha, pelatihan digital, hingga memperluas jaringan bisnis melalui fitur komunitas.
"Kita tidak mungkin menjangkau 57 juta UMKM dengan cara-cara konvensional. Karena itu kami menghadirkan Sapa UMKM sebagai platform digital yang menghubungkan pemerintah dengan seluruh pelaku UMKM Indonesia," kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat menghadiri Pesta Wirausaha Nasional (PWN) 2026 yang diselenggarakan Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) di Jakarta International Convention Center (JICC).
Event kewirausahaan terbesar di Indonesia tersebut mencatatkan lebih dari 15.000 pendaftar yang berasal dari 118 daerah dan 29 wilayah TDA di seluruh Indonesia. Maman memberikan apresiasi tinggi kepada TDA yang dinilainya telah menjadi salah satu aset bangsa dalam melahirkan wirausaha selama hampir 20 tahun.
Menurut Maman, semangat TDA sejalan dengan target pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Inklusi Keuangan Indonesia 90%, Literasi Rendah Jadi Tantangan UMKM
"TDA adalah aset negara yang luar biasa. Selama hampir dua dekade menjadi pionir dalam membangun ekosistem kewirausahaan Indonesia," kata Maman.
Maman juga mengumumkan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program, termasuk fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi sekitar 500 ribu pelaku UMKM menjelang batas akhir kewajiban sertifikasi halal pada Oktober mendatang.
Pesta Wirausaha Nasional 2026 berlangsung selama dua hari pada 20-21 Juni 2026 dan menghadirkan berbagai program edukasi, pameran bisnis, mentoring, networking, serta kolaborasi lintas sektor yang ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM Indonesia menuju level yang lebih tinggi.
Chief Operating Officer (COO) PWN TDA 2026, Mas Djun, mengungkapkan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di Indonesia terus tumbuh.
"Pesta Wirausaha Nasional 2026 berhasil mencatat lebih dari 15.000 pendaftar per hari ini, dengan peserta hadir dari 118 daerah dan 29 wilayah," ujarnya.
Menurutnya, PWN bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan para pelaku usaha untuk bertumbuh bersama.
"PWN bukan sekadar event. PWN adalah ruang bertemunya para pejuang usaha, tempat lahirnya kolaborasi, berputarnya pengalaman, serta terbukanya peluang-peluang baru yang dapat mengubah perjalanan bisnis seseorang," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri