Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Wakilnya Trump Ungkap Hasil Negosiasi Amerika-Iran di Swiss: Semua Target Utama Tercapai

Wakilnya Trump Ungkap Hasil Negosiasi Amerika-Iran di Swiss: Semua Target Utama Tercapai Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengungkapkan hasil besar dari perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang digelar di Swiss. Ia menegaskan bahwa seluruh tujuan utama yang dibawa Washington dalam negosiasi tersebut telah berhasil dicapai.

Vance menyinggung adanya ketegangan dalam proses dialog tersebut, namun menegaskan bahwa hal itu tidak menghalangi tercapainya kesepakatan awal.

Baca Juga: 'Dia Harus Jaga Ucapannya,' Presiden Amerika Ngamuk dan Ancam Ambil Seluruh Wilayah Iran

“Ada sedikit keluhan dari pihak Iran, tapi itu bisa dipahami. Namun saya pikir hasilnya tetap jelas,” ujar Vance, dikutip Selasa (23/6).

Menurut Vance, pemerintah AS menetapkan empat tujuan utama sebelum memasuki meja perundingan, dan seluruhnya kini telah membuahkan hasil awal yang signifikan.

Tujuan pertama adalah memastikan Selat Hormuz tetap terbuka sebagai jalur strategis perdagangan minyak dunia. Vance mengatakan pihaknya telah membentuk mekanisme khusus untuk mencegah eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Ia menyebut aliran minyak dan gas melalui selat itu bahkan telah meningkat, serta terdapat kerangka kerja untuk menangani potensi insiden di masa depan.

Target kedua adalah menjaga gencatan senjata di kawasan. AS disebut membangun jalur komunikasi darurat antara pihak-pihak yang berpotensi terlibat konflik, termasuk Israel, Hizbullah dan aktor regional lainnya.

“Kami ingin memastikan jika terjadi penembakan, kami benar-benar saling berkomunikasi untuk menghentikannya,” kata Vance.

Poin ketiga yang disebut sebagai pencapaian penting adalah kesepakatan Iran untuk kembali mengizinkan inspeksi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) masuk ke wilayahnya.

“Ini adalah tonggak besar bagi rakyat Amerika,” ujar Vance.

Tujuan keempat adalah membangun kerangka teknis untuk negosiasi lanjutan yang akan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan. Dalam proses ini, AS bersama Iran, Qatar, dan Pakistan disebut telah menyepakati struktur awal untuk melanjutkan pembahasan.

Meski demikian, Vance menegaskan bahwa kesepakatan akhir belum tercapai.

“Ini baru fondasi. Kami belum membangun rumahnya. Tapi kami sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Ambil Pelajaran dari Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Ijazah Jokowi

Vance juga mengakui masih ada isu besar yang belum diselesaikan, termasuk masalah nuklir dan ekonomi Iran. Namun ia optimistis proses diplomasi yang sedang berjalan telah membawa kemajuan signifikan menuju kesepakatan yang lebih luas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar