Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bupati Siak Dorong Kawasan Industri Tanjung Buton Kembali Berstatus PSN untuk Tarik Investasi

Bupati Siak Dorong Kawasan Industri Tanjung Buton Kembali Berstatus PSN untuk Tarik Investasi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Siak -

Pemerintah Kabupaten Siak mengusulkan agar Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) kembali ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempercepat pengembangan kawasan industri dan meningkatkan daya tarik investasi di wilayah tersebut.

Usulan tersebut disampaikan Bupati Siak Afni Zulkifli saat bertemu Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera di Jakarta, Selasa (23/6).

“Kita menyampaikan keinginan besar Pemerintah Kabupaten Siak agar KITB dapat kembali menjadi PSN. Dulu pada 2018, KITB sempat berstatus PSN, namun pada 2019 status itu sudah tidak lagi disandang,” ujar Afni.

Menurut Afni, hasil pembahasan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan KITB dinilai telah memenuhi sejumlah persyaratan dasar untuk kembali diusulkan sebagai PSN.

Salah satu syarat yang dinilai telah terpenuhi adalah ketersediaan lahan minimal 50 hektare. Saat ini, KITB memiliki lahan berstatus clear and clean serta bersertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) seluas sekitar 600 hektare, dengan total luas kawasan mencapai lebih dari 3.000 hektare.

Selain kesiapan lahan, kawasan tersebut juga dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka dan didukung akses jalan nasional yang telah terhubung langsung ke kawasan industri.

Afni menilai status PSN akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pengembangan kawasan, terutama dalam penyediaan infrastruktur pendukung dan kemudahan perizinan investasi.

“Kalau nanti kembali menjadi PSN, tentu berbagai urusan seperti infrastruktur, perpajakan, AMDAL dan lainnya akan lebih mudah sehingga semakin menarik bagi para investor,” katanya.

Di tengah upaya pengusulan kembali status PSN tersebut, aktivitas investasi di KITB disebut telah mulai berjalan. Pemerintah Kabupaten Siak mencatat sejumlah investor telah merealisasikan investasinya di kawasan tersebut.

Afni mengungkapkan saat ini telah beroperasi investasi galangan kapal dengan nilai sekitar Rp300 miliar. Selain itu, dalam waktu dekat akan dilakukan peresmian investasi baru dengan nilai mencapai Rp1 triliun.

“Sudah ada galangan kapal dengan nilai investasi sekitar Rp300 miliar dan dalam waktu dekat akan diresmikan investasi baru senilai Rp1 triliun,” ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Sahril Ramadana
Editor: Annisa Nurfitri