Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PDIP Kuak Misi Tersembunyi Safari Politik Jokowi: Gibran sebagai The Next Presiden?

PDIP Kuak Misi Tersembunyi Safari Politik Jokowi: Gibran sebagai The Next Presiden? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang bersiap melakukan safari politik ke berbagai daerah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memantik spekulasi baru di panggung politik nasional. Di tengah persiapan tersebut, PDIP melontarkan dugaan bahwa agenda keliling Indonesia itu bukan sekadar konsolidasi partai.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat bahkan menilai ada kemungkinan Jokowi tengah menyiapkan jalan politik bagi putra sulungnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, untuk menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

“Mungkin Pak Jokowi berjuang untuk mempersiapkan Gibran sebagai the next presiden ya dia keliling ke mana-mana,” kata Djarot kepada wartawan.

Pernyataan itu muncul setelah PSI mengumumkan rencana Jokowi berkunjung ke sejumlah provinsi sebagai bagian dari strategi pemenangan partai menuju Pemilu 2029. Menurut Djarot, aktivitas politik Jokowi saat ini sulit dilepaskan dari dinamika suksesi kepemimpinan nasional yang mulai diperbincangkan sejak dini.

Tak hanya menyoroti agenda tersebut, Djarot juga kembali mengungkit polemik pencalonan Gibran sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Ia menilai proses yang mengantarkan Gibran ke kursi wapres masih menyisakan persoalan konstitusional.

Baca Juga: Dua Kali Kalahkan Prabowo, Jokowi akan Uji Kesaktian Majukan Gibran di Pilpres 2029?

Menurut Djarot, dasar hukum yang digunakan saat itu berangkat dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90 yang hingga kini terus menjadi perdebatan publik.

“Kita tahu bahwa Gibran itu terpilih karena melanggar konstitusi. Banyak orang menyebut bahwa pelanggaran konstitusi ini sehingga Gibran ini sebenarnya tidak sah sebagai Wakil Presiden,” ujar dia.

Pernyataan keras tersebut menambah panjang daftar kritik PDIP terhadap proses politik yang mengiringi naiknya Gibran ke panggung nasional. Meski demikian, hingga kini Gibran tetap menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, PSI tengah fokus menyiapkan peran besar Jokowi sebagai patron politik partai dalam menghadapi Pemilu 2029. Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan bahwa dirinya telah menemui Jokowi di Solo untuk mematangkan agenda tersebut.

Baca Juga: AHY Ikut Tanggapi Permintaan Jokowi Soal Prabowo-Gibran 2 Periode: Saya Rasa...

Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026), Jokowi disebut memberikan sejumlah arahan terkait materi yang akan dibawa saat turun ke daerah.

"Yang pertama ke Lampung," ujar Bestari.

Lampung disebut menjadi titik awal perjalanan politik Jokowi bersama PSI. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026.

Menurut Bestari, dalam kunjungan itu Jokowi akan menyampaikan berbagai pesan penting yang dianggap relevan untuk memperkuat basis dukungan PSI dalam menyongsong Pemilu 2029.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri