- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
PELNI Mulai Proses Pengadaan Tiga Kapal Baru, Nilai Investasi Capai Rp4,5 Triliun
Kredit Foto: Pelni
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menargetkan pengadaan tiga kapal penumpang baru sebagai bagian dari program strategis perusahaan pada 2026. Pengadaan ini dilakukan untuk memperbarui armada yang telah berusia tua sekaligus menjaga keberlanjutan layanan transportasi laut nasional.
Berdasarkan bahan paparan 'Program Strategis Pelni Tahun 2026' proyek tersebut didukung Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan total nilai Rp4 triliun, terdiri atas Rp1,5 triliun yang dialokasikan sebagai uang muka pengadaan tiga kapal melalui PP Nomor 53 Tahun 2024 dan Rp2,5 triliun untuk pelunasan pengadaan berdasarkan PP Nomor 53 Tahun 2025.
"Kita akan lakukan adalah pengadaan 3 kapal penumpang baru-baru itu PSO, Pak. Karena memang kapal-kapal kami kan banyak yang sudah ada di atas 40 tahun," ungkap Direktur Utama PT PELNI (Persero) saat ini adalah Budi Setyawan Wijaya, dalam RDP dengan Komisi VI DPR, dikutip Kamis (25/6/2026).
Proses pengadaan dimulai dengan desain kapal (ship design process) pada Juli 2026 hingga Desember 2027 selama 17 bulan. Selanjutnya, tahap desain detail berlangsung dari Juni 2027 hingga Mei 2028.
Pembangunan kapal pertama dijadwalkan berlangsung mulai Juni 2027 hingga Oktober 2028, diikuti tahap penyelesaian (finishing) hingga sekitar Juli 2029.
Kapal kedua dibangun mulai November 2027 hingga Maret 2029 dengan penyelesaian hingga Desember 2029, sedangkan kapal ketiga dikerjakan mulai April 2028 hingga Agustus 2029 dan ditargetkan rampung pada Mei 2030.
"Memang pengadaan kapal ini ketika kita membuat kapal, ya istilahnya dari membuat kapal baru, ini butuh waktu yang cukup lama, Pak, hampir 3 tahun, tapi ini kita sudah mulai, Pak. Kita harapkan nanti di 2029 itu bisa finish, terakhir ini yang 2030," ungkap dia.
Baca Juga: Baru Dua Pekan Dibuka, 214 Ribu Tiket Diskon PELNI Sudah Terjual
Saat ini PELNI telah memperoleh dukungan prinsip dari PT Danantara Asset Management agar proses pengadaan tetap berjalan sesuai rencana dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik.
Perusahaan juga telah meminta Kementerian Keuangan memastikan pemanfaatan dana PMN 2024 dapat digunakan secara akuntabel dan sesuai arahan pemerintah, serta berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan terkait keterlibatan galangan kapal nasional dalam proyek tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: