Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Evaluasi MBG, Luhut: Ide Besar dari Presiden, Tapi yang Salah Kita Semua

Evaluasi MBG, Luhut: Ide Besar dari Presiden, Tapi yang Salah Kita Semua Kredit Foto: Youtube IDN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut muncul karena perencanaan awal program belum disiapkan secara matang.

Ia menilai berbagai hambatan dalam implementasi program tersebut sebenarnya dapat diminimalkan apabila didukung perencanaan dan kajian yang lebih komprehensif sejak awal.

"Jadi masalah kita adalah ide-ide besar presiden tidak kita siapkan perencanaannya yang matang. Itu salah kita semua lah," ujar Luhut.

Luhut menjelaskan salah satu tantangan terbesar dalam pelaksanaan program berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di sejumlah daerah tersebut, pemerintah menemukan persoalan terkait data penerima manfaat serta kendala teknis dalam proses distribusi setelah program berjalan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, DEN bersama Badan Gizi Nasional dan sejumlah kementerian terkait saat ini melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program di berbagai daerah.

Sebagai bagian dari upaya pembenahan, Luhut mengungkapkan bahwa DEN telah menerjunkan tim untuk melakukan kajian di sekitar 800 titik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Kajian tersebut dilakukan untuk memetakan persoalan yang muncul di lapangan sekaligus menyusun rekomendasi perbaikan bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Hasil evaluasi diharapkan dapat meningkatkan akurasi data penerima manfaat, memperbaiki sistem distribusi, serta memastikan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran pada masa mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat